Selasa, 25 Agustus 2015

Jadwal Play Off Liga Champions Uefa leg Ke 2

Baretti Jadi Lawan Uji Coba Pamungkas Persib

Tinggal sepekan lagi waktu Persib Bandung untuk melakukan persiapan jelang terjun di Piala Presiden. Skuat besutan Jajang Nurjaman itu pun mengagendakan satu uji coba pamungkas guna mengukur sejauh mana kemampuan mereka. Disebutkan oleh pelatih asal Majalengka itu bahwa klub asal Subang, Baretti FC akan menguji kesiapan Firman Utina dan kawan-kawan menatap kompetisi bentukan Mahaka Sports and Entertaiment itu. “Kita akan undang Baretti dari Subang untuk uji coba terakhir,” ungkap Jajang ketika ditemui oleh awak media di Lapangan Supratman, Rabu (26/8). Laga itu sendiri akan dihelat pada Jumat (28/8) mendatang. Namun pelatih yang akrab disapa Janur itu belum mengetahui dimana venue pertandingan dihelat. Karena Persib sendiri sedang kesulitan mendapatkan lapangan. Bahkan agenda latihan pun dalam beberapa hari terakhir lebih banyak dilakukan di lapangan futsal Supratman. “Mainnya belum dapat euy dimana, dari sananya belum ada kabar. Yang pasti mainnya sore,” lanjutnya. Janur memang ingin pasukannya siap tempur di Piala Presiden. Sehingga segala dia akan menerapkan taktik simulasi menghadapi Persiba, Persebaya dan Martapura saat berhadapan dengan Baretti. “Tadi sudah disampaikan kepada pemain tentang lawan yang datang kesini. Semua sudah dapat bayangan lah. Saya sampaikan mereka akan main seperti apa. Sudah antisipasi dan 3 hari kedepan kita fokus persiapan,” tukasnya.

Janur Bersyukur, Duo Asing Segera Merapat Ke Bandung

Duo legiun asing sangat dinantikan kehadirannya ke tubuh Persib Bandung sebelum turun di Piala Presiden. Vladimir Vujovic dan Konate Makan memang sudah memutuskan untuk menerima pinangan mantan klubnya untuk rujuk. Disebutkan oleh Jajang Nurjaman bahwa Vujovic sudah mendapatkan tiket dan segera tiba di tanah air. Sedangkan Konate melalui agennya masih mencari tiket kepergian dari Mali. “Vlado hari ini, Rabu saya sudah lihat tiketnya akan segera terbang kesini. Kalau Konate saya dapat kabar dari Mamadou akan segera cari tiket dan kemungkinan besok sudah ada disini. Kita lihat kondisinya apakah Jumat sudah ikut uji coba atau tidak,” ujar pelatih dengan lisensi B AFC itu di Lapangan Supratman, Rabu (26/8). Janur mengakui bahwa dia sangat membutuhkan kehadiran Vujovic dan Konate. Karena melihat tim lain yang terus memperkuat susunan pemainnya dengan pemain anyar. Dia pun bersyukur kedua pemain yang punya kontrak cukup besar musim lalu itu mau menerima keadaan tim yang sedang kesulitan secara finansial. Mengingat sponsor mulai mundur tertib pasca kisruhnya sepakbola nasional. “Orang lain juga berbenah, karena ada dirasa kurang dari tim saat mereka berlaga di ISL kemarin. Dan Alhamdulillah fasilitas yang disediakan manajemen, keduanya setuju dengan keadaan saat ini,” lanjutnya. Mengenai pertimbangan dia memilih 2 pemain itu, Janur sudah berpikir secara matang. Selain kualitas mereka yang sudah terbukti, kekompakan di lapangan juga tidak akan menemui kendala berarti. Karena sudah hampir 2 tahun Konate dan Vujovic bermain bersama Firman Utina cs di bawah panji Maung Bandung. Pola permainan Janur pun sudah dihafal di luar kepala oleh para pemain asing pertama yang berhasil menjadi juara bersama Persib itu. “Pertimbangan secara teknis saya panggil lagi mereka yang sudah bermain disini supaya memudahkan kerjasama. Kalau kita ambil pemain baru persiapan akan mepet dan dengan ini kan jadi tidak terlalu sulit,” tuntasnya.

Konate dan Vlado Akan Kembali, Adaptasi Bukan Kendala

Meski sudah semusim lebih bergabung dengan Persib, duo pemain asing yang kembali bakal merumput dengan Maung Bandung–Makan Konate dan Vladimir Vujovic harus menjalani kembali adaptasi bersama tim. Hal itu karena duo asing itu sudah 3 bulan lebih tidak menjalani latihan maupun game bersama dengan punggawa Jajang Nurjaman. Dua pemain asing tersebut hingga Selasa (26/8) masih berada di negaranya masing-masing. Mereka dikabarkan bakal mulai merapat ke Bandung pada minggu ini. Duo asing itupun sudah didaftarkan manajemen kepada PT. Mahaka Sport Entertainment untuk menjalani laga di Piala Presiden. Firman Utina tak memungkiri bila Konate dan Vlado harus kembali menjalani adaptasi dengan tim. Namun adaptasi bukan merupakan kendala besar, lantaran dua pemain itu sudah mengetahui gaya dan karakter Persib bermain. Pelatih Jajang Nurjaman pun diprediksi sudah memiliki ramuan untuk memadukan dua pemain tersebut untuk cepat nyetel dengan rekan-rekannya yang lain. “Sudah lama enggak kumpul karena dia jarang game dengan kita, tapi saya rasa pelatih juga sudah menyiapkan menu buat mereka, karena kita juga sudah dua tahun bersama akan cepat untuk beradaptasinya,” beber Firman saat diwawancarai Selasa (26/8) di Mes Persib Jln. Ahmad Yani Bandung. Konate dan Vlado tentu sudah memiliki tempat tersendiri di tim begitupun di hati bobotoh. Selama semusim bergabung mereka mampu berperan membawa Persib sebagai kampiun Indonesia Super League (ISL) 2014. “Insya Allah enggak akan ada kesulitan untuk adaptasi Konate dan Vlado nanti, makanya kita berani menawarkan (Konate dan Vlado untuk kembali) saya rasa pemain-pemain yang sudah kompak lebih enak lagi kalau kita sama-sam lagi,” pungkas Firman.

Persiapan Persib Terkendala Lapangan

Persiapan Persib Bandung jelang terjun di Piala Presiden dianggap sang arsitek, Jajang Nurjaman tidak maksimal. Salah satu yang menjadi kendala adalah faktor lapangan yang tidak mendukung kinerja Atep dan kawan-kawan. Dalam beberapa pekan terakhir Persib memang lebih banyak bermain di lapangan futsal Supratman. Sedangkan lapangan ukuran normal di wilayah Bandung banyak yang dianggap tidak representatif mengingat saat ini sedang musim kemarau. “Harus diakui bahwa kami punya kendala pada persiapan tim kali ini, kendalanya itu di lapangan. Seharian kita tim pelatih kontak lapangan sana sini untuk latihan di lapangan ukuran normal tapi semua penuh dan tidak bisa dipakai,” ujar Jajang ketika diwawancara di Lapangan Futsal Ciujung, Rabu (26/8). Sedangkan lapangan yang dianggap terurus disebut Jajang mayoritas adalah tempat yang berada di markas tentara. Hanya sayang dalam beberapa terakhir lapangan itu penuh digunakan oleh berbagai kegiatan. Sehingga Persib yang merupakan pihak eksternal pun tidak bisa menggunakan tempat tersebut. “Mulai dari lapangan Armed, Pusdikpom, Secapa, Siliwangi semua penuh tidak bisa dipakai,” sebutnya. Menanggapi timnya hanya bisa bermain di lapangan futsal, Janur mengaku tidak mau ambil pusing. Itu selama materi latihan yang akan dia sampaikan pada pemain bisa diserap. Menu taktikal dan tehnik yang mulai menjadi perhatian pun dilahap dengan baik oleh pasukan Maung Bandung. “Tapi di lapangan ini (futsal) kita coba maksimalkan. Saya pikir dapat lah tujuan kita dalam drilling possesion, shooting dan defence, semua dapat,” terangnya.

Tantan Harap Lini Depan Persib Bisa Lebih Tajam

Trio lini depan Persib yang beramunisikan Tantan, Atep dan Zulham mendapat kredit poin dari sang pelatih Persib Jajang Nurjaman. Ketiga pemain ini mampu mengobrak abrik lini pertahanan Tovo FC Sukabumi dalam laga yang dimenangkan Persib dengan skor tipis 1-0 di Stadion Suryakencan Sukabumi, Senin (24/8) kemarin. Dalam pertandingan tersebut, Zulham akhirnya mampu cetak angka, setelah ia dipercaya main dari menit pertama. Melihat hasil pertandingan, Tantan cukup mengapresiasi kinerja teman-temannya. Meski bermain dalam kondisi lapangan yang tidak ideal, para pemain Persib mampu menampilkan permainan menyerang. Kembali hanya menang tipis, diakui Tantan karena kendala kontur lapangan stadion yang cukup keras dan tidak rata. “Dilihat dari permainan teman-teman pada serius kemarin, mungkin kita hanya bisa menang tipis karena kendala lapangan juga yang tidak ideal,” tutur Tantan saat dihubungi Selasa (25/8). Menurutnya, perbaikan sudah mulai terasa dalam segi bermain, diantaranya dari mengetahui feeling pergerakan rekan-rekannya. Hal itu bisa terasa karena sentuhan bola dari kaki ke kaki. Pemain asal Lembang ini mengharapkan supaya kedepannya kerja sama tim bisa terus ditingkatkan jelang Piala Presiden dimulai. “Perbaikannya terlihat sudah tahu maksud permainan kaki ke kaki, ya mudah-mudahan kedepannya lebih bisa maju,” sebutnya. Harapan kedepan pun disematkan, supaya Persib bisa segera menanggulangi kelemahan dalam finishing touch. Trio Tantan, Zulham dan Atep diharapkan bisa menjadi alternatif saat Maung Bandung mengalami kebuntuan. Jangan lupakan dukungan Spaso dan Ridwan bisa menjadi variasi lebih pelatih dalam menentukan pilihan di lini penyerangan. “Ya kita akan tetep berusaha biar tambah tajam di lini depan,” tambah Tantan

Firman: Kehadiran Makan dan Vlado Membuat Tim Lebih Lengkap

Makan Konate bakal kembali merapat ke Bandung minggu ini, ia dikabarkan sedang mengurus tiket pesawat dari negaranya Mali, ke Indonesia. Begitupun pemain asing asal Montenegro Vladimir Vujovic. Saat Persib menjajal Bareti FC, Jumat (28/8) nanti, diharapkan kedua pemain itu sudah hadir di Bandung dan bermain dalam laga uji coba tersebut. Gelandang Persib Firman Utina, cukup antusias menyambut kehadiran duo pemain asing Maung Bandung yang membawa juara Indonesia Super League (ISL) musim 2014. Kehadirannya tentu bakal membuat tim lebih lengkap meskipun diketahui bila para pemain Persib berlatih dan bermain tanpa ikatan kontrak. “Kehadiran Konate tim bakal lebih lengkap itu yang kita tunggu-tunggu, Konate juga suda paham Vladimir juga demikian kondisi Persib juga kan belum ada kontrak tapi kita lebih fokus ke Piala Presiden,” tutur Firman saat ditemui di Mes Persib, Selasa (26/8) Konate dan Vujovic pun bakal memahami kondisi sepak bola tanah air yang masih belum stabil terkait liga. Mengingat FIFA pun masih belum mencabut sanksi suspend terhadap sepak bola Indonesia. Namun, Firman cukup apresiasi terhadap duo pemain asing yang bakal kembali ke Persib itu, karena mereka cukup menghormati arti kekeluargaan di tubuh Maung Bandung. “Mereka (Vlado dan Konate) juga paham kondisi kita masih belum stabil tapi saya salut dengan mereka karena mereka pikir kita bisa kumpul. itu yang dikatakan lebih ke persaudaraannya lebih erat jadi mereka juga termotivasi untuk itu,” imbuh pemain Timnas ini.

Berikut Harga Tiket SJH di Piala Presiden

Manajemen Persib Bandung mulai bergerak mengurus segala persiapan menjadi tuan rumah di Piala Presiden. Bergabung di Grup A, Persib ditunjuk sebagai host guna menjamu Persiba Balikpapan, Martapura FC dan Persebaya Surabaya. Setelah mengantongi perizinan Stadion Si Jalak Harupat dan rekomendasi dari BOPI, panpel pun kini sedang mengurus restu dari pihak kepolisian dan masih menunggu rekomendasi dari Mabes Polri. Laga yang akan dilangsungkan di Bandung akan mulai mentas pada 2 September mendatang. Berikutnya laga di Grup A dimainkan pada 6 dan 10 September. Keamanan serta kenyamanan para bobotoh yang hadir ke stadion pun mulai menjadi perhatian dari panpel. Disebutkan oleh general coordinator laga kandang Persib, Budhi Bram Rachman, bahwa pihaknya akan menambah CCTV di setiap pintu masuk tribun. “Untuk meminalisir kebocoran akan ditambah CCTV, 10 lebih lah kamera dipasang di setiap pintu masuk tergantung kebutuhannya. ISL kemarin juga sudah pakai, tapi cuma Timur sama Barat aja,” kata pria yang akrab disapa Om Bram itu di Grha Persib, (25/8). Peningkatan pelayanan pun membuat harga tiket tribun VIP naik. Dari yang semula Rp. 150.000,- menjadi Rp. 165.000,- sedangkan untuk tribun lainnya tidak ada perubahan. Namun dia memastikan seluruh bobotoh yang membeli tiket resmi telah dilindungi asuransi selama 1 x 24 jam. “Harga naik cuma yang VIP karena asalnya cuma Rp. 150.000. Semua yang membeli tiket itu sudah termasuk asuransi,” tuturnya. Berikut harga tiket pertandingan Persib di Stadion Si Jalak Harupat, dalam Turnamen Piala Presiden 2015: Tribun VIP Rp. 165.000,- Tribun Barat 1 dan 2 Rp. 80.000,- Tribun Timur Utama Rp. 50.000,- Tribun Timur 1 dan 2 Rp. 40.000,- Tribun Utara dan Selatan Rp. 30.000,-

Manajemen Sudah Penuhi Persyaratan Piala Presiden

Sekretaris tim Persib Bandung, Yudiana, menegaskan pihaknya sudah menyerahkan nama-nama yang didaftarkan oleh Jajang Nurjaman ke Piala Presiden. Sebanyak 23 pemain akan mengawal panji Maung Bandung guna meraih prestasi di turnamen bentukan Mahaka Sports and Entertaiment. Selain pemain, dia juga menyerahkan daftar official yang siap menopang perjuangan tim dari balik layar. “Pendaftaran pemain sebanyak 23 pemain sudah dikasih ke Mahaka, karena kemarin kan memang batas terakhir. Untuk siapa-siapanya itu tanya ke Pak Jajang saja. Ditambah official 10 orang,” ujar Yudiana di Graha Persib, Selasa (25/8). Persib sendiri dikabarkan menjadi tim pertama yang menyerahkan segala persyaratan pendaftaran ke pihak promotor. Meski begitu Yudiana belum mengetahui informasi tersebut. Dia hanya berusaha melengkapi segala kebutuhan tim secepat mungkin. “Itu yang tahu sih Mahaka, tapi yang pasti apa yang kita kirim sudah sesuai dengan ketentuan dari Mahaka. Semua persyaratan sudah komplit. Kalau ada perubahan paling tunggu manager meeting lagi,” tuturnya. Mengenai legalitas Zulham Zamrun tentang kepindahannya dari Persipura, Yudi mengatakan pihak Persib sudah melayangkan surat pelepasan sang pemain. Untuk itu dia menegaskan nama pemain asal Ternate itu sudah menjadi bagian dari Maung Bandung yang terjun di Piala Presiden. “Kalau surat yang dari Persipura itu tinggal ke Pak Haji (Umuh Muchtar, Manajer Persib). Tinggal tunggu surat rilis atau pindah. Dua pulub tiga pemain itu termasuk Zulham. Vujovic dan Konate juga sudah masuk,” pungkasnya.

"Kitas" Aman Legiun Asing Persib Siap Tempur

Promotor Piala Presiden 2015, Mahaka Sports and Entertaiment, membuat regulasi ketat terkait lalu lintas transfer pemain. Salah satunya kelengkapan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) untuk pemain asing yang memperkuat klub kontestan. Mengenai hal tersebut, media officer Persib, Irfan Suryadiredja menegaskan bahwa Kitas duet Konate Makan dan Vladimir Vujovic masih berlaku. Kedua pemain ini memang sudah menyatakan siap kembali ke pelukan Maung Bandung. “Kalau tidak salah Kitas untuk Vladimir dan Konate masih berlaku, masih berlaku sampai Maret 2016 nanti,” ujar Irfan kala ditemui di Graha Persib, Selasa (25/8). Sejauh ini kedua pemain itu memang masih berada di negaranya masing-masing. Namun dalam waktu dekat mereka akan segera bertolak ke Bandung untuk menyusul rekan-rekan setimnya. Beruntung Konate dan Vujovic sudah pernah bermain di Indonesia sehingga untuk masalah administrasi tidak dipersulit. “Tapi beda lagi dengan pemain asing yang baru, tapi sepertinya ada alternatif, kita bisa ngasih keterangan melalui bahwa Kitas-nya masih diproses,” ujar Irfan. Sementara itu mengenai pemain asing lain Persib yaitu Ilija Spasojevic, kitas-nya baru saja diperbaharui ke Singapura pada Senin (24/8) kemarin. Sehingga bomber asal Montenegro itu absen ketika timnya tampil di laga uji coba menghadapi Tovo FC Sukabumi. “Ya kemarin Spaso yang mengurus Kitas-nya ke Singapura, kalau dulu untuk urusan seperti ini diurus oleh PSSI,” ujarnya.

Persib Tunggu Kedua Pemain Asingnya

Persib Bandung mampu menang atas Tovo FC Sukabumi dengan skor tipis 1-0 dalam laga uji coba di Stadion Suryakencana, Senin (24/8) kemarin. Zulham Zamrun mampu menjawab kepercayaan pelatih Jajang Nurjaman kala dirinya dipercaya mengisi pos sayap kanan di starting eleven. Aksinya mampu memperdayai kiper Edi Kurnia pada menit 9. Manajer Persib, Umuh Muchtar, menuturkan skuat Persib jangan terlena dengan kemenangan tersebut. Tim Maung Bandung masih banyak kekurangan yang tetap menjadi pekerjaan rumah dan harus segera dievaluasi. Mengingat laga awal melawan Persiba Balikpapan, di Piala Presiden semakin mendekat pada Kamis (2/9) mendatang. “Ini juga tetap harus kita evalauasi, kita juga (manajemen) sedang usahakan mencari jalan terbaik untuk anak-anak,” ungkapnya. Umuh melanjutkan jika tim sedang menunggu kehadiran pemain asingnya Konate Makan dan Vladimir Vujovic untuk bisa bergabung dengan Persib. Tanpa duo pemain asingnya, diprediksi Maung Bandung kehilangan beberapa persen kekuatan meraka. “Mudah-mudahan Konate cepat datang, Vlado juga. Kita sedang usahakan menghubunginya,” tambah Umuh. Meski belum bergabung dengan skuat Persib, Vujovic dan Konate sudah didaftarkan Persib sebagai pemain Maung Bandung untuk mengarungi turnamen Piala Presiden. Selain kedua pemain itu, gelandang Zulham Zamrun pun ikut didaftarkan pada Senin (24/8) kemarin yang merupakan tenggat waktu pendaftaran pemain.

Rafi Ingatkan Soal Kesehatan Dan Stamina

Jelang Piala Presiden, setiap tim melakukan persiapan mulai dari kekuatan fisik, mental dan teknik bermain. Tak jarang pelatih memberikan menu latihan yang cukup menguras stamina, mengingat seluruh tim pernah mengalami vakum berlatih, karena kompetisi Indonesia Super league (ISL) yang tiba-tiba dihentikan. Kontestan turnamen Piala Presiden harus kembali memulihkan dan membangun kekuatan tim dari bawah. Persib Bandung termasuk di dalamnya, mulai bergabung latihan awal Agustus Atep cs dijejali menu latihan ekstra yang menguras stamina dan tenaga. Latihan fisik, ketahanan, teknik sampai uji coba masuk, dalam agenda latihan. Namun di samping itu, kesehatan para pemain patut diperhatikan. Dokter tim Persib, Rafi Ghani, mengingatkan para pemainnya untuk menjaga asupan makanan. Mengatur waktu istirahat yang cukup di samping latihan yang cukup ekstra. “Intinya sih jaga asupan makanan yang baik, terus pergunakan istirahat yang baik juga, sama tetap menjaga stamina dengan latihan yang rutin,” beber dokter. Sepanjang Agustus, Persib telah melakoni 5 kali uji coba. Sebanyak 3 diantaranya adalah laga tandang ke Malang, Ciamis dan Sukabumi. Dikatakan Rafi, hal ini bagus untuk melihat sejauh mana daya ketahanan pemain dalam menjaga kesehatan, di samping harus berlatih dan beruji coba melakukan laga tandang. “Kan jaraknya memang enggak begitu jauh, lagi pula sama saja ketika kita ikut kompetisi kan ada home and away juga, kita juga dituntut bertanding ke kandang musuh dengan waktu yang juga padat,” tuturnya. Rafi menambahkan, dalam partai tandang pemain bakal lebih merasakan lelah karena perjalanan. Selain itu, bermain di kandang lawan memang tidak sama dengan situasi kala bermain di kandang. Oleh sebabnya, kesehatan harus juga patut diperhatikan dengan manajemen waktu istirahat yang cukup dan menjaga asupan energi. “Biasanya yang terasa lebih lelah itu saat berangkat di perjalanan, mau bagaimana pun di tempat orang enggak sama dengan di sini,” pungkas sang dokter.

Panpel Persib Mulai Mengurusi Izin Keramaian Piala Presiden

Setelah mendapatkan rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) perihal pelaksanaan Piala Presiden, Kamis (20/8) lalu, maka dipastikan turnamen gagasan PT Mahaka Sports and Entertainment segera dimulai. Setelah mendapatkan rekomendasi, Panitia Penyelenggara (Panpel) pertandingan kandang Persib segera mengurus izin keramaian pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, yang menjadi venue pertandingan Grup A. Budhi Bram Rachman, General Coordinator Panpel Persib, menuturkan hingga kini pihaknya sedang memproses izin dari kepolisian. Sebanyak 12 laga akan tersaji di babak penyisihan Grup A yang diisi oleh 4 tim, Persib, Persebaya Surabaya, Persiba Balikpapan dan Martapura FC. “Kita mulai bergerak untuk mengurus perizinan mulai dari permohonan izin penggunaan stadion sampai pengajuan perizinan pelaksanaan pertandingan,” tutur Bram, Selasa (25/8). Ia menuturkan jika Panpel Persib sudah menjalin koordinasi sejak lama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung soal peminjaman Stadion SJH. Meski sebatas lisan, lanjutnya akan diproses sebagaimana permohonan resmi. “Kalau komunikasi sudah lama dibangun tapi baru secara lisan, kan harus ada dasarnya, seperti rekomendasi dari BOPI dan lain-lain,” tambah Bram. Untuk upaya pengawasan lebih ketat, di beberapa titik Stadion SJH Panpel bakal memasang kamera CCTV. Beberapa cara atau proses penyelenggaraan dikatakan Bram tidak akan berbeda jauh dengan laga Indonesia Super League (ISL) atau AFC Cup. “Penyelenggaraannya tidak akan jauh berbeda dengan ISL atau AFC, kita juga akan memasang CCTV di setiap pintu masuk dan door prize di setiap pertandingan. Makanya, potongan tetap simpan potongan tiket agar jangan sampai hilang,” kata Bram. Persib bakal memulai laga dengan menghadapi Persiba Balikpapan, pada Rabu (2/9). Melawan Persebaya Minggu (6/9) dan Martapura FC Kamis (10/9). Selain Persib adapula Arema Cronus, Bali United dan PSM Makassar yang bertindak sebagai tuan rumah Piala Presiden ini.

Fisik Pemain Terus Di Tingkatkan

Pelatih PERSIB Djadjang Nurdjaman terus meningkatkan kekuatan para pemainnya. Seperti terlihat saat latihan pagi tadi di lapangan Ciujung, Supratman, Sabtu (22/8/2015), Maung Bandung lakukan latihan dengan metode circuit training. Djadjang mengatakan, latihan utama untuk meningkatkan kekuatan pemain dan hal itu dinilainya sangat penting. Pada dua pertandingan persahabatan menghadapi Arema Indonesia dan PSGC pemainnya terlihat membutuhkan kestabilan. "Untuk menunjang permainan agar stabil. Saat ini kondisi kesiapan fisik baru 70 persen, persiapan tidak ideal, belum siap 100 persen unutk Piala Presiden. Tapi minimal mendekati," kata Djadjang. Djadjang menambahkan, selain meningkatkan kekuatan, pihaknya terus matangkan kekompakan serta strategi sebelum menghadapi Piala Presiden. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalani beberapa kali laga uji coba. "Uji coba sangat diperlukan, untuk memperbaiki semua lini. Depan, penyelesaian akhir, belakang bolong-bolong, evaluasi perkembangan hasil latihan," ucapnya.

Target Semua Pemain Tampil Tercapai

Pelatih PERSIB Djadjang Nurdjaman mengatakan, targetnya tercapai pada pertandingan persahabatan melawan Tovo Sukabumi Selection, di Stadion Suryakencana, Sukabumi, Senin (24/8/2015) sore. Pada laga tersebut, Maung Bandung menang 1-0 melalui gol Zulham Zamrun menit 8. Menurut Djadjang, targetnya pada pertandingan sore tadi hanya untuk mencoba menurunkan semua pemainnya dan beradaptasi pada pertandingan. Diharapkan, hal itu membuat kepercayaan diri pemainnya tumbuh kembali. "Hari ini susah menilai permainan kita, susah sekali mereka untuk kontrol bola. Tidak ada yang bisa dinilai. Kita di sini hanya untuk memainkan semua pemain, itu intinya supaya tumbuh kepercayaan diri pemain," kata Djadjang usai pertandingan. Djadjang meminta maaf harus menyampaikan jika kondisi lapangan menjadi kendala timnya pada sore tadi. Hal itu pun diakuinya menjadi salah satu kendala dalam menilai penampilan anak asuhnya. "Saya melihat tadi kurang maksimal karena kondisi lapangan. Mohon maaf harus saya katakan bahwa permukaan lapangan kurang ideal," ungkapnya

Konate , Vladimir , Zulham Di Daftarkan

Pelatih PERSIB Djadjang Nurdjaman mengatakan, pihaknya telah mendaftarkan nama Makan Konate, Vladimir Vujovic, dan Zulham Zamrun untuk tampil pada turnamen Piala Presiden, 2 September mendatang. Ia sudah meminta Sekretaris Tim PERSIB Yudiana untuk mendaftarkan mereka. Apalagi, Senin (24/8/2015) ini merupakan hari terakhir pendaftaran pemain tampil pada turnamen yang digagas oleh Mahaka Sport and Entertainment ini. "Hari ini batas terakhir pendaftaran pemain. Saya sudah meminta Yudiana untuk mendaftarkan Konate, Vladimir dan Zulham," kata Djadjang di Sukabumi, Senin (24/8/2015). Pria yang karib disapa Djanur ini mengatakan, dua pemain asingnya Makan Konate dan Vladimir Vujovic belum bergabung, namun pendaftaran sebagai bentuk antisipasi bila keduanya jadi bergabung. Sebab, rencananya Konate ke Bandung sekitar Kamis (27/8/2015). Saat ini, dia masih terkendala tiket. "Konate katanya baru akan berangkat dari Mali, Rabu nanti. Untuk Vladimir, ya diperkirakan mereka tiba di hari yang sama," ungkapnya.

Zulham Zamrun Cetak Gol

PERSIB memenangkan pertandingan persahabatan kontra Tovo Sukabumi Selection, di Stadion Suryakencana, Sukabumi, Senin (24/8/2015) sore. Gol semata wayang yang terjadi pada laga tersebut diciptakan oleh Zulham Zamrun menit 8. Sejak babak pertama, Tovo tampil langsung agresif, namun PERSIB dengan bermain tenang lebih banyak menguasai bola. Beberapa kali serangan Tovo dipatahkan oleh barisan pertahanan Maung Bandung. Bahkan PERSIB sering melakukan serangan balik yang membahayakan lawan. Zulham Zamrun membuka gol pada pertandingan ini menit 8. Kerjasama apik dengan Taufiq, Tantan dan Dias dilanjutkan aksi individu di dalam kotak penalti gagal diantisipasi barisan pertahanan Tovo. Sepakan kerasnya pun meluncur deras ke dalam gawang. Tertinggal satu gol, tim yang diperkuat Budi Sudarsono ini coba menyamakan kedudukan. Sayang, ketatnya pertahanan PERSIB sulit ditembus, bahkan aksi gemilang M. Natshir beberapa kali menyelamatkan gawang PERSIB. Aksi saling serang pun diperlihatkan kedua tim, tapi hingga akhir pertandingan babak pertama, skor tidak berubah, keunggulan buat PERSIB 1-0. Babak kedua, Maung Bandung masukan amunisi baru di lini tengah, Ridwan dan Hariono. Anak asuh Djadjang Nurdjaman ini pun langsung menekan lawannya, beberapa kali penjaga gawang Tovo, Edi Kurnia harus berjibaku. Namun, beberapa kali usaha serangan yang dilakukan masih belum berbuah hasil. Pertandingan terus memanas, saling jual beli serangan diperlihatkan kedua kesebelasan. Namun, disiplinnya pemain bertahan kedua tim membuat keduanya sulit mencetak gol. Bahkan hingga akhir pertandingan skor tidak berubah 1-0 untuk keunggulan PERSIB. Berikut susunan pemain kedua kesebelasan: PERSIB: M. Natshir (61 Sahar Ginanjar), Dias Angga, Abdul Rahman, Achmad Jufriyanto, Jajang Sukmara ('51 Tony Sucipto), M. Agung Pribadi ('51 Firman Utina), Dedi Kusnandar ('40 Hariono), Taufiq, Zulham Zamrun ('70 Rudiyana), Atep ('40 Ridwan), Tantan ('59 Yandi Sofyan). Tovo Sukabumi Selection: Edi K, Hasan, Anton, Ganjar, Edi Hafid, Rama, Refki, Idan, M. Asrad ('61 Anggara), Rio Prasetyo ('56 Hermawan), Budi Sudarsono.

Zulham Tunjukan Kualitas

Pemain anyar PERSIB Zulham Zamrun siap menunjukan kualitasnya pada turnamen Piala Presiden 2015 yang rencananya akan bergulir, 2 September mendatang. Zulham bersama Makan Konate dan Vladimir Vujovic pun telah didaftarkan untuk bergabung dengan PERSIB pada turnamen tersebut. Zulham antusias dengan turnamen tersebut. Ia ingin menunjukkan penampilan terbaiknya di hadapan bobotoh. Apalagi, selama fase grup, PERSIB menjadi tuan rumah Grup Bandung dan akan tampil di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. "Ini saatnya untuk menunjukkan semua kualitas yang saya miliki di depan pendukung PERSIB (bobotoh). Saya akan bekerja keras untuk tim ini," kata pemain yang menggunakan nomor punggung 54 tersebut. Menurutnya, lawan-lawan yang dihadapi pada Piala Presiden bukan tim yang mudah dikalahkan. Ia pun akan bekerja lebih keras untuk bisa mendukung timnya lolos fase grup. Pada fase grup, Maung Bandung akan berhadapan dengan Persiba Balikpapan, Persebaya Surabaya, dan Martapura FC. "Saya rasa lawannya enggak bisa dianggap remeh termasuk Martapura FC yang walau levelnya di bawah kita, namun materi pemainnya semua dari ISL. Tapi, Insya Allah kita bisa raih poin penuh pada laga pertama lawan Balikpapan dan laga selanjutnya nanti," tegasnya.

Rudiyana Kenal Dekat Zulham

Kurang dari satu bulan, Zulham Zamrun bersama PERSIB. Mengawali sesi latihan perdana pada 5 Agustus lalu, saat ini Zulham sudah lebih membaur bahkan tidak lagi dipandang sebagai pemain baru. Tidak hanya kedekatan dengan pemain yang rata-rata berlebel Timnas Indonesia, pemain asal Ternate, Maluku Utara ini pun sudah punya kawan bermain di luar lapangan, yakni bersama Rudiyana. Kedekatan Rudiyana dan Zulham ternyata tidak lepas dari peran Ferdinand Sinaga. Zulham dan Rudiyana belum pernah bermain satu tim, dan PERSIB adalah tim pertama mereka bersama. Keakraban keduanya sudah terjalin sejak musim lalu, di luar lapangan. "Pertama kenal saat kompetisi musim lalu (2014), saat PERSIB tandang ke Mitra Kukar. Awalnya diperkenalkan sama Ferdinand (Sinaga), saat itu saya menemani Ferdinand bertemu dengan Zulham," kata Rudiyana, Senin (24/8/2015). Sejak perkenalan itu pun, Rudiyana mengaku, sering bertemu Zulham saat bermain ke Bandung. Pertemanan tersebut, menurut Rudiyana, yang membuatnya terlihat akrab dengan Zulham, bahkan menjadi teman satu kamar di mess PERSIB. "Saat main ke Bandung saya biasa menemaninya kalau ingin belanja atau cari makan. Jadi dekat sampai sekarang. Sekamar dimulai saat ia datang ke PERSIB," ucapnya. Rudiyana menilai, sosok Zulham orang yang menyenangkan. Pemain yang musim lalu di Persipura Jayapura ini, bukan sosok yang pilih-pilih teman. Bahkan, hadirnya Zulham bagi Rudiyana bisa sedikit menggantikan sosok Ferdinand Sinaga sebagai teman berbagi ilmu tentang sepakbola. "Sama seperti waktu sama Ferdinand, bisa dibilang Zulham senior saya, kita suka ngbrol apalagi sama-sama pemain depan. Ngambil ilmunya juga dan pengalaman dia. Orangnya asyik, tidak lihat junior senior," ungkapnya.

Senin, 16 Maret 2015

Harga Tiket PERSIB BANDUNG vs Lao Toyota

- VIP Rp 150.000 - Barat I & II Rp 75.000 - Timur Rp 50.000 - Utara & Selatan Rp 30.000

Janur Coba Vujovic Jadi Straiker

Bek tengah PERSIB Vlamidir Vujovic diposisikan sebagai penyerang saat timnya menghadapi Setia FC di Lapangan Pusdikpom. Pemain asal Montenegro ini masuk menggantikan Apollon Lemondzhava di menit 73. Tak hanya tampil di lini depan, ia pun turut menyumbang gol pada menit 84 atau hanya membutuhkan waktu selama 11 menit untuk menutup laga yang berkesudahan 8-0 itu. Pelatih Djadjang Nurdjaman mengakui dirinya melakukannya secara dadakan. Apalagi tidak jarang di pertandingan sebelumnya, pemain bernomor punggung 3 ini acapkali ke depan membantu serangan. "Itu bisa menjadi pola preventif kalau dia naik ke kotak penalti lawan," kata Djadjang usai laga. Musim lalu, Vujovic sukses mengemas delapan gol untuk PERSIB. Sedangkan di tahun ini ia sudah mencetak gol di laga final Inter Island Cup (IIC) di Palembang, Februari lalu.

Enam Penggawa PERSIB Di Panggil BTN

Enam pemain PERSIB masuk dalam daftar 23 pemain yang dirilis Badan Tim Nasional (BTN) untuk bergabung dengan Timnas Indonesia dibawah pelatih Benny Dollo. Dalam surat elektronik yang diterima PERSIB.co.id dari PSSI, keenam pemain itu adalah I Made Wirawan, Achmad Jufriyanto, Supardi, Tony Sucipto, Hariono dan Tantan. Rencananya mereka dipanggil untuk melakoni laga uji coba internasional bertajuk FIFA Match Day pada tanggal 25 melawan Kamerun dan 30 Maret 2015 melawan Myanmar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Berikut nama-nama pemain Timnas Senior yang akan dijadwalkan memulai pemusatan latihan (TC) pada 22 Maret mendatang. Penjaga Gawang: Dian Agus (Sriwijaya FC), I Made Wirawan (PERSIB), Choirul Huda (Persela). Bek: Viktor Igbonefo (Arema), Anis Tjoe (Persipura), Fachrudin (Sriwijaya FC), A. Jufriyanto (PERSIB), Hasim Kipuw (Arema), Supardi (PERSIB), Johan Alfarizi (Arema), Toni Sucipto (PERSIB) Tengah: Imanuel Wanggai (Persipura), Raphael Maitimo (Sriwijaya FC), Hariono (PERSIB), I Gede Sukadana (Arema), Tantan (PERSIB), Rizki Ramdani Lestaluhu (Persija), Kim Kurniawan (PBR), Bayu Gatra (Bali United) Depan: Cristian Gonzales (Arema), Zulham Zamrun (Persipura), Boaz Solossa (Persipura), Ferdinand Sinaga (Sriwijaya FC).

ini makana ulang tahun PERSIB bagi FIRMAN UTINA

Firman Utina berharap di ulang tahun PERSIB ke-82 timnya dapat meraih prestasi yang lebih cemerlang dibandingkan musim sebelumnya. Firman menganggap momen perayaan kemarin pun menjadi ajang penyamaan visi dan misi semua lapisan. Perayaan ulang tahun di Mes PERSIB itu pun diharapkannya tidak hanya sebuah rutinitas tahunan namun dapat dimaknai lebih. Salah satunya mengingat perjuangan tim sejak dulu. Dari mulai pemain, suporter sampai orang-orang yang dulu berjasa kepada tim asal Kota Bandung ini. "Ulang tahun momen yang bagus buat kita mengingat bagaimana tim ini berjuang dulu. Itu sebagai motivasi kita untuk lebih baik lagi, untuk memberikan kebahagiaan buat mereka yang berjuang dulu," kata pemain yang beroperasi di lini tengah Maung Bandung ini. Evaluasi pun menjadi salah satu hal yang mungkin bisa dilakukan pada momen ulang tahun tersebut, sebab hal tersebut bisa membuat tim lebih siap menatap berbagai pertandingan di depan. Selain, itu mempererat hubungan dengan suporter juga menjadi hal penting. "Seperti halnya saat seseorang ulang tahun, saat hari spesial ini menjadi perenungan kita tentang apa yang sudah kita perbuat. Kinerja kita selama satu tahun lalu, apa yang harus diperbaiki apa yang harus ditingkatkan dan bahkan diubah," bebernya. Ia pun cukup optimis tahun ini timnya dapat mencapai prestasi yang baik di Indonesia Super League (ISL) 2015 dan juga Piala AFC, dengan catatan kekompakan, kerja sama dan kerja keras semuanya.

Ini Jadwal Lao Selama di Bandung

PERSIB akan menghadapi Lao Toyota FC di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (18/3) mendatang. Tim asal Laos ini pun dijadwalkan akan tiba di Bandung hari ini melalui Bandara Husein Sastranegara, Senin (16/3). Berikut jadwal juara dua liga Laos tersebut selama di Bandung. Senin, 16 Maret 2015 Menggunakan pesawat Air Asia Kuala Lumpur tiba di Bandung sekitar pukul 16.25 WIB, dan dilanjutkan menuju Hotel Papandayan. Selasa, 17 Maret Pukul 11.00 WIB akan ada pertemuan teknik dengan tim tuan rumah di Graha PERSIB Pukul 12.30 WIB Konferensi Pers di Graha PERSIB Pukul 15.00 WIB, Lao akan menggelar latihan resmi di Stadion Jalak Harupat Rabu, 18 Maret Pukul 15.00 WIB Kick Off PERSIB vs Lao FC, Stadion Jalak Harupat.

PERSIB Kantongi Kekuatan dan Kelemahan Lao

Pelatih PERSIB, Djadjang Nurdjaman, menargetkan kemenangan atas Lao Toyota FC pada laga lanjutan Piala AFC di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (18/3) mendatang. Djadjang pun mengaku sudah mengantongi kekuatan dan kelemahan lawan guna memenangkan laga. Djadjang mengatakan, kekuatan lawannya tidak akan jauh berbeda dengan dua tim yang sudah dihadapi PERSIB, yakni New Radiant dan Ayeyawady United. Salah satu alasannya adalah hasil yang didapat tim asal Laos ini saat imbang 2-2 dengan Ayeyawady dan kalah tipis dengan New Radiant dengan skor 2-1. "Jika melihat hasil pertandingan mereka kemarin, saya menilai kekuatannya tidak berbeda jauh dengan New Radiant ataupun Ayeyawady. Melihat itu, cukup optimis kita bisa menang," kata pelatih yang karib disapa Djanur ini. Meskipun begitu, Djanur enggan terlalu percaya diri, ia pun tetap menginstruksikan pemainnya waspada. Sebab, dalam sepak bola semuanya punya kesempatan yang sama untuk menang dan kalah, apalagi olahraga tersebut tidak seperti matematika. "Kita harus tetap mewaspadai lawan dan main maksimal untuk bisa mempertahankan posisi kita di klasemen," ungkapnya.

Bantu Tugas Ofisial Tim Diklat, Hanif Merasa Tak Gengsi

Ada hal menarik saat sesi latihan Diklat PERSIB yang berlangsung di Lapangan Sidolig, Senin (16/3) pagi. Salah satu pemain PERSIB U-21, Hanif Abdul Rauf ikut membersihkan bola bersama ofisial tim Aan Ridwan. Pemain yang juga memperkuat Timnas Indonesia U-19 ini pun dengan telaten membersihkan bola yang awalnya kotor bekas dipakai latihan menjadi kembali bersih untuk dipergunakan latihan berikutnya. "Hanya membantu Bang Aan. Ini (bola) kan senjata kita. Ibaratnya seperti halnya sepatu yang kita pakai, ini juga bola kan kita ikut menggunakannya," kata Hanif sambil membersihkan bola. Pemain kelahiran Bandung ini mengaku, memang sudah terbiasa dengan apa yang dilakukannya tersebut. Sebab di rumahnnya ia pun sering membantu orang tua sudah seperti mencuci piring, menyapu dan pekerjaan lainnya. "Malu? Tidak lah. Kenapa harus malu juga. Tanggung jawab saja, seperti di rumah juga kan tidak ada salahnya bantu-bantu orang tua. Cuek saja lagian teman-teman di sini asyik, tidak ada mengejek juga," ucapnya sambil tersenyum. Sementara itu, ofisial tim Aan mengatakan tidak kaget dengan apa yang dilakukan Hanif. Ia mengaku pemain SAD di Uruguay ini memang sudah sering membantu. Bahkan, tanpa diminta Hanif akan langsung membantu. "Ia memang seperti itu, sering bantu-bantu juga. Mungkin karena tanggung jawab karena pemain lain memang jarang. Bagi saya sangat terbantu apalagi sebagai pembantu umum hanya sendiri, biasanya 21 bola dibersihkan lebih cepat 15 menit," ucapnya.

Minggu, 15 Maret 2015

Setelah Ditandu Saat Latihan, Kondisi Yandi Sudah Membaik

Pemain depan PERSIB, Yandi Sofyan, sempat ditandu ofisial dan pemain saat berlatih di Lapangan Sidolig, Sabtu (14/3). Namun, sukurnya hal tersebut tidak berbahaya dan kondisinya pun sudah membaik. Meskipun begitu, dokter tim PERSIB Rafi Ghani mengaku tetap akan melakukan observasi kepada pemain asal Garut tersebut. "Mudah-mudahan tidak apa-apa. Karena cedera yang dialami juga dikarenakan salah pijakan saja," katanya di ruangannya. Sementara, Yandi mengaku kondisinya sudah membaik. Ia pun berharap kondisinya tidak mengganggu persiapan menghadapi Lao Toyota FC di Stadion Si Jalak Harupat, 11 Maret mendatang. "Mudah-mudahan tidak apa-apa. Sudah lebih baik tidak seperti tadi," ungkap Yandi.

Persib Ultah Ke-82, Bobotoh Rindu Sosok Ayi Betik

Salah satu pentolan Viking Persib Klub, Yana Umur, mengaku merasa kehilangan sosok Ayi Beutik dalam ulang tahun PERSIB tahun ini. Meski begitu dirinya tidak mau berlarut dalam suasana kesedihan. Namun dirinya akan melanjutkan perjuangan mendukung Maung Bandung bersama Bobotoh lainnya. "Dulu masih ada almarhum (Ayi Beutik) pada musim lalu. Tapi kita tidak boleh terus berlarut-larut dan tergantung kepada almarhum. Kita bisa berdikari sendiri melanjutkan perjuangan almarhum," kata Yana. Hal tersebut juga dirasakan oleh manajer PERSIB Umuh Muchtar, yang merasakan perayaan hari jadi PERSIB kali ini tidak semeriah saat ada Ayi Beutik. Tapi ia percaya Bobotoh tetap akan setia mendukung tim kebanggaannya itu. "Sekarang kondisinya sudah tidak ada Ayi Beutik (panglima Viking). Tapi kita tetap harus semangat mendukung PERSIB kembali juara musim depan," ungkapnya.

Djanur Putuskan Bawa Apollon Ke Ciamis

Pelatih PERSIB Djadjang Nurdjaman memutuskan mengajak pemain seleksi Apollon Lemondzhava ke Ciamis. Keputusan itu setelah melihat kemampuan pemain asal Georgia ini pada game internal di Lapangan Pusdikpom Cimahi, sore tadi. Meskipun dinilai ciamik dengan menyumbangkan empat gol pada laga yang berakhir 8-0 tersebut, Djadjang tetap belum memutuskan apakah akan merekrutnya atau tidak. "Ya perkembangannya cukup bagus. Kansnya besar. Baru kali ini saya melihat dalam pertandingan harapannya ada, tapi belum bisa ditentukan sekarang," ungkapnya usai laga. Ia menjelaskan di Turnamen Segitiga di Ciamis nanti Apollon akan kembali dilihat kemapuannya saat menghadapi Persebaya Surabaya dan PSGC Ciamis. Baru setelah itu akan ada keputusan nasib sang striker. "Di sana (Ciamis) ada pertandingan. Akan diberikan kesempatan lagi untuk bermain. Mungkin setelah itu dapat memutuskan,"

Kata Rafi Tentang Perkembangan Kondisi Konate

Dokter tim PERSIB, Rafi Ghani mengaku belum dapat memastikan Makan Konate dapat tampil saat menjamu Lao Toyota pada laga lanjutan Piala AFC 2015, 18 Maret 2015 mendatang. Menurutnya, pemain asal Mali itu masih melakukan perawatan di sela jari kaki kirinya karena kutu air. "Mungkin keputusan bisa ikut bertanding lawan Laos dilihat nanti setelah hari Selasa. Jadi, apakah ada kemajuan atau tidak," kata Rafi di Cimahi, Minggu (15/3). Menurutnya, saat ini kutu air di kaki Konate sudah kering. Hanya saja belum sembuh total. "Sekarang ini saya baru lakukan terapi dengan memberikan obat, kita lihat nanti perkembangannya. Selain itu dimanipulasi pake bantalan supaya tidak banyak gesekan," bebernya.

Djadjang Putar Otak Saat Pemain Di Panggil TimNas

Tim Nasional Indonesia akan menghadapi dua laga uji coba dengan Kamerun dan Myanmar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Kondisi tersebut membuat pelatih PERSIB Djadjang Nurdjaman akan berpikir keras sebab timnya cukup banyak dihuni pemain Timnas. Djadjang mengaku belum mengetahui apakah ada pemainnya yang dipanggil atau tidak. Namun, beberapa pemain sudah menjadi langganan Timnas yakni I Made Wirawan, Achmad Jufriyanto, Supardi, Tony Sucipto, M. Ridwan, Hariono, Firman Utina dan Tantan. "Prediksi saya ada lima mungkin atau enam yang terpanggil, tapi tidak tahu. Kalau pun terpanggil, akan cukup sulit buat kita karena hanya beberapa hari setelah itu kick off ISL 2015," kata Djadjang di Mes PERSIB, Minggu (15/3). Djadjang menjelaskan, Timnas rencananya akan tampil pada tanggal 25 Maret nanti dengan Kamerun dan pada 30 Maret dengan Myanmar. Sedangkan PERSIB akan main pada tanggal 4 April 2015 di laga perdana ISL 2015 kontra Semen Padang. "Jujur posisi sulit. Kita pertimbangkan pertandingan tanggal 4 April karena laga perdana adalah laga penting," ungkapnya.

PERSIB kedatangan pemain seleksi baru

PERSIB kedatangan satu pemain baru, Gherry Setya. Pemain yang musim 2013 memperkuat Gersik United tersebut terlihat di lokasi latihan di Lapangan Pusdikpom, Minggu (15/3). Gherry terlihat ada di samping lapangan menggunakan jersey biru bernomor punggung 14. Pemain ini tampak akrab dengan beberapa pemain lainnya, seperti M. Ridwan, Achmad Jufriyanto, Dedi Kusnandar, Supardi dan pemain lainnya. Keakraban itu karena mereka sempat bersama di Arema dan juga Pelita Jaya. Gherry mempunyai tinggi 183 cm dan berat 74 kg. Dengan kedatangannya tersebut sebagai pemain kedua jika berstatus sebagai pelamar, setelah sebelumnya Nico Malau yang datang ke PERSIB untuk seleksi. ***

Apollon Empat Gol, Persib Hajar Setia fc

PERSIB sukses memborong delapan gol saat menggelar game internal menghadapi Setia FC di Lapangan Pusdikpom Cimahi, Minggu (15/3). Empat gol di antaranya diciptakan pemain seleksi Apollon Lemondzhava. Pemain asal Georgia ini menyumbangkan gol masing-masing pada menit ke-11, 15, 42 dan 70. Sementara empat gol lainnya di cetak Atep (’27), Dedi Kusnandar (’37), Firman Utina (’80) dan Vladimir Vujovic (’83). Selama 2x45 menit, Maung Bandung nyaris tak menghadapi kendala dari lawannya. Bahkan, bola lebih banyak berada di daerah pertahanan lawan sejak laga berlangsung. PERSIB membuka gol di menit 11 oleh Apollon. Gol pun terus mengalir ke gawang Setia. Hingga babak pertama usai skor bertahan 5-0. Di babak kedua, Maung Bandung tetap tampil beringas. Alhasil, lewat kerja sama apik tim asuhan Djadjang Nurdjaman ini menambah tiga gol tanpa balas. Djadjang menurunkan hampir semua pemain yang jarang tampil full time seperti Shahar Ginanjar, Abdul Rahman, Jajang Sukmara, Rudiyana dan beberapa pemain lainnya. Termasuk pemain seleksi Apollon yang harus digantikan Vladimir Vujovic pada menit 73. Berikut susunan pemain PERSIB Shahar Ginanjar (PG); Abdul Rahman, M. Agung, Dias Angga, Jajang Sukmara; Taufiq, Firman Utina, Dedi Kusnandar; Tantan ('53 Rudiyana), Atep ('45 Yandi Sofyan), Apollon Lemondhva ('73 Vladimir Vujovic).

Tantan Bangga Dengan Nomor 82

Penyerang PERSIB, Tantan, mengaku bangga dengan nomor punggung 82 yang dikenakannya. Selain mempunyai makna tersendiri, nomor tersebut menjadi angka ulang tahun PERSIB tahun ini. "Sebenarnya 82 awalnya karena ingin saja sebab jika dijumlah adalah 10, terus angka 8 dan 2 adalah kelahiran istri dan anak. Tapi saya baru tahu belakangan jika 82 adalah usai PERSIB tahun ini, bangga juga rasanya," kata pemain asal Lembang, Kabupaten Bandung Barat ini. Dengan angka itu ia berharap menjadi tambahan motivasi untuknya dapat lebih baik di tahun ini. Namun bukan berarti sebagai angka keberuntungan, sebab beruntung dan tidak menurutnya adalah kehendak Tuhan. "Keberuntungan hanya Allah yang tahu. Kalau saya pakai 82 karena keinginan istri dan anak. Ya mungkin menjadi tambahan motivasi diri sendiri saja," ungkapnya. *** Penyerang PERSIB, Tantan, mengaku bangga dengan nomor punggung 82 yang dikenakannya. Selain mempunyai makna tersendiri, nomor tersebut menjadi angka ulang tahun PERSIB tahun ini. "Sebenarnya 82 awalnya karena ingin saja sebab jika dijumlah adalah 10, terus angka 8 dan 2 adalah kelahiran istri dan anak. Tapi saya baru tahu belakangan jika 82 adalah usai PERSIB tahun ini, bangga juga rasanya," kata pemain asal Lembang, Kabupaten Bandung Barat ini. Dengan angka itu ia berharap menjadi tambahan motivasi untuknya dapat lebih baik di tahun ini. Namun bukan berarti sebagai angka keberuntungan, sebab beruntung dan tidak menurutnya adalah kehendak Tuhan. "Keberuntungan hanya Allah yang tahu. Kalau saya pakai 82 karena keinginan istri dan anak. Ya mungkin menjadi tambahan motivasi diri sendiri saja," ungkapnya

Kesetian ATEP dan HARIONO pada PERSIB - 3

2. Atep Ingin Pensiun di PERSIB, Hariono Bahagia Bisa Bertahan di PERSIB Pernah terpikir pindah dari PERSIB? Atep Beberapa tahun kemarin sempat terpikir untuk pindah karena ingin mencari tantangan baru, tim baru. Tapi sekarang tidak, saya punya harapan baru: keinginan pensiun di PERSIB. Hariono Sampai sekarang belum, saya merasa nyaman di sini. Kekeluargaan dan emosional persahabatannya begitu kental. Saya merasa PERSIB sebagai keluarga kedua.

kesetiaan ATEP dan HARIONO pada PERSIB 2

1. Tekad Kuat Apa yang melatarbelakangi keputusan memperkuat PERSIB? Atep Saat itu menjadi salah satu waktu yang cukup sulit bagi saya menentukan pilihan, tetap di Persija (Jakarta) atau pindah ke PERSIB. Sebab, saya sempat khawatir hanya duduk di bangku cadangan dan tidak maksimal, jadi saya takut mengecewakan orang yang mengajak saya ke PERSIB. Tapi saya punya tekad lebih besar. Apalagi sebagai warga Jawa Barat sangat ingin main dan bergabung dengan PERSIB. Saat itu kesempatan untuk mewujudkan cita-cita saya sejak kecil, mimpi besar gabung bersama PERSIB, walaupun saat bergabung saya mengawali dari bangku cadangan. Hariono Saya diajak sama coach Jaya (Hartono) ke Bandung. Saat itu saya sempat berpikir panjang, karena PERSIB akan menjadi klub pertama saya yang jauh dari rumah. Tapi saya tekadkan saat itu jika saya adalah pemain profesional yang harus siap tampil selalu baik di mana pun bermain.

Kesetiaan Atep dan Hariono Pada PERSIB

Pindah klub merupakan hal yang biasa dalam dunia sepak bola profesional. Namun, beberapa pemain jadi istimewa berkat loyalitas dan keteguhannya bertahan di satu klub untuk waktu yang cukup lama. Di antara pemain PERSIB saat ini, Hariono dan Atep menjadi pemain terlama memperkuat Maung Bandung. Keduanya menjadi penggawa Maung Bandung sejak musim 2008. Dari data yang terhimpun, Atep selama berkostum Biru-Biru sedah tampil selama 9.833 dengan 150 kali penampilan, sementara Hariono menorehkan waktu bermain selama 11.158 menit dari 136 laga yang dimainkan. Lantas apa makna loyalitas menurut mereka? Berikut wawancara dengan reporter PERSIB, Jatnika Sadili.

PERSIB rayakan hari jadi yang ke-82, dada rosada ikut bahagia

Wali Kota Bandung periode 2003-2013, Dada Rosada, mengaku bahagia masih dapat berkesempatan merasakan kebahagiaan PERSIB sebagai tim juara. Pada hari jadi tim PERSIB ke-82, ia berharap Maung Bandung dapat berprestasi lebih baik lagi. Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PERSIB ini pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Direktur PT PBB, Glenn Sugita yang sudah membuat tim asal Kota Bandung menjadi klub profesional yang sehat bahkan membawa kebanggaan hingga menjadi juara. "Saya senang setelah 82 tahun PERSIB juara. Saya mau sampaikan terima kasih kepada pak Glenn dan orang-orang yang sudah membuat PERSIB seperti ini seperti pak Umuh, pak Zaenuri, pak Kuswara dan Juga Pak Yoyo S. Adiredja," kata Dada saat ditemui di Lapas Sukamiskin, Sabtu (14/3). Dada menjelaskan, nama-nama yang sebutkannya tersebut adalah orang yang berperan dalam lahirnya PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) hingga saat ini menjadi sebuah perusahaan yang bisa mengelola hingga menjadikan sepak bola sebagai industri. "Para pemain dan juga pelatih saat ini sudah membuat bangga Bobotoh. Saya menjadi Bobotoh sejak 1973 hingga saat ini. Harapan saya cuma tiga hal kepada mereka yang mengurus PERSIB. Salah satunya adalah regenerasi pemain," ungkapnya.

Ini Harapan Umuh di Ultah PERSIB

PERSIB merayakan hari ulang tahunnya yang ke-82, Sabtu (14/3). Tidak ada perayaan meriah, namun kesederhanaan mewarnai hari jadi tim berjuluk Maung Bandung ini. Umuh berharap, peringatan HUT PERSIB kali ini tetap membuat pasukan Djadjang Nurdjaman membumi. Maung Bandung kini menginginkan untuk mempertahankan gelar ISL dan dapat meraih prestasi terbaik di Piala AFC. "Memang ada harapan meriah tapi memang sederhana pun tetap tidak mengubah nilai. Karena yang penting doa dan harapannya," kata Umuh di Mes PERSIB sebelum potong kue ulang tahun, Sabtu (14/3). Menurutnya, harapan prestasi yang melimpah dan dapat kembali lebih baik dari musim sebelumnya dapat ditorehkan PERSIB. "Saya berharap dengan ini kita bisa tumbuh lebih padu dan juara lagi. Kita akan berusaha untuk membawa tim ini tetap juara," ungkapnya.

PERSIB Gelar Perayaan Hari Jadi ke-82 Secara Sederhana

PERSIB menggelar perayaan hari jadinya yang ke-82 dengan sederhana di Mes PERSIB, Sabtu (14/3). Pada kesempatan tersebut, tim, manajemen dan juga Bobotoh tampak antusias mengikuti prosesi peringatan hari ulang tahun klub. Kue dan nasi tumpeng tampak berderet rapi, diiringi lagu Jamrud berjudul Selamat Ulang Tahun berkumandang sebelum pelatih Djadjang Nurdjaman, Atep, Firman Utina, manajer Umuh Muchtar dan juga wakil manajer Mulyana meniup lilin dengan angka 82. Setelah prosesi tiup lilin dan potong tumpeng, Umuh pun membagikannya kepada ribuan Bobotoh yang memadati Lapangan Sidolig. Sontak kue dan tumpeng menjadi perebutan Bobotoh meskipun dengan kondisi kegembiraan. Setelah itu, pemain dan jajaran tim menyempatkan berfoto dan memberikan tanda tangan untuk Bobotoh yang sudah menunggu sejak siang di sekitaran stadion bersejarah ini. Acara yang berlangsung pukul 13.00 WIB ini pun berakhir sekitar pukul 15.00 WIB. Usai acara Bobotoh pun membubarkan diri dengan tertib.

Kamis, 26 Februari 2015

tips untuk berhenti meroko

1. jangan lah bermain dengan teman anda yang sering meroko 2. perbanyak lah minum air putih agar semua nikotin nya hilang , kalau perlu setengah galon per hari :D ahaha 3. pastikan anda jangan punya uang , agar ga punya uang buat beli roko semoga bermanfaat meroko membunuhmu . maka buatlah dirimu sehat tanpa meroko ,

cara memnyembukan burung yang patek

tips menyembuhkan burung yang patek 1. jemurlah burung anda setiap hari agar patek nya mengering dan nanti akan copot sendiri pateeknya 2. jangan biarkan pateknya sampai basah / terkena air sedikitpun 3. dan jangan dekatkan burung patek anda dengn burung yang sehat karna akan menular 4. yang pastinya jangan anda copot pateknya dengan sengaja biarkan lah pateknya copot sendiri semoga bermanfaat

ciri ciri burung merpati yang bagus

ciri2 burung yang bagus - badannya bagus - bulunya keras dan tidak lemes - kepalanya jenong . dan pastikan saat anda membel burung merpati jangan lah yang tua , patikan kalau dia sehat - buka mulut burungnya dan cium , dan pilih lah yang mulutnya ga bau karna burung yang mulutnya bau , itu tandanya burung nya sedang sakit semoga bermanfaat

Profil PERSIB BANDUNG

Nama Club : PERSIB BANDUNG Kota : Bandung Negara : Indonesia Juara : 2x Juara ISL(Indonesia Super League) Julukan club : MAUNG BANDUNG / PANGERAN BIRU Nama sporter : VIKING, BOBOTOH, BOMBER, HOOLIGAN, CASUAL, ULTRAS, VPC. Nama Std.Persib : Gelora Bandung Lautan Api Jumlah Sporter : 10 Juta lebih semoga anda makin kenal dan makin cinta PERSIB BANDUNG

tips agar lari tidak gampang cape

tips supaya kita lari ga gampang cape tipsnya sangat mudah - jangan terlalu banyak minum dan makan di saat sebelum lari - harus melakukan pemanasan sebelum lari - jangan minum ketika kehausan saat lari - ketika lari kita harus bisa mengatur nafas kita , cara mengatur nafasnya . ketika kkita sedang lari kita harus tarik nafas dari hidung , dan buang dari mulut , karna itu lah hal yang terpenting saat lari semoga bermanfaat

cara membuat fisik menjadi kuat

jika kita ingin membuat fisik kita kuat . 1. setiap pagi sering lah meminum air putih ( jangan minum baygon ) 2. lari pagi dan sore minimal 500meter 1-hari 2x 3. fush-up minimal 40 sehari 4. perbanyak lah minum air putih 5. makan makanan yang sehat 6. perbanyak lah makan buah buahan 7. harus sering minum vitamin 8. jangan terlalu banyak minuman minuman yang mengandung gula

cara menjadi bek terbaik

Untuk menjadi bek yang hebat, beberapa faktor yang harus terpenuhi. Ada yang faktor internal seperti skill, postur tubuh dan ada yang dari faktor eksternal seperti sepatu, jersey. Tetapi yang paling mempengaruhi adalah skill dari seorang bek. Maka dari itu, Soccer Blog akan memberikan tips untuk mejadi bek hebat. 1. Jagalah Pemain Lawan Dengan Ketat. Tips ini adalah tips dasar untuk menjadi bek hebat. Kita harus bisa menjaga pemain penyerang law an dengan ketat, agar ia tidak memiliki kesempatan untuk melakukan shoot ke gaw ang. Jika kita gagal mejaga pemain law an, maka akan ada peluang besar yang mungkin dapat menjebol gaw ang tim kita. Seperti pada saat tendangan pojok atau saat tendangan bebas, kita harus menjaga dengan ketat 2. Jangan Ragu Menggunakan Skill Maksud dari tips ini adalah jangan ragu untuk menggunakan skill menggocek seperti penyerang dalam menjadi bek. Bila dalam keadaan terpaksa, kita boleh saja menggunakan tips ini. Tetapi jangan terlalu sering, karena dapat beresiko tinggi dapat direbut bola oleh pemain law an. Skill yang biasa digunakan adalah Back Heel untuk membuang bola jika terjadi kemelut di depan gaw ang. Jika kita menjadi Wing Back yang sering membantu penyerangan, kita sangat membutuhkan skill ini untuk mengecoh pemain lawan. 3. Jangan Terlalu Mengambil Resiko Sebagai bek, kita tidak boleh mengambil resiko dengan membawa bola sendiri tanpa mengoper ke teman. Hal ini diperlukan karena jika kita membawabola sendiri dan dalam keadaan terdesak, bola kemungkinan besar dapat direbut oleh lawan. Lalu, sebaiknya jika bola terlalu kecang, biarkan saja keluar lapangan atau jika bolanya bergerak pelan, segera tendang sekeras - kerasnya bola itu ke depan.(Tetapi jangan kehilangan kontrol dan menendang ke luar lapangan) 4. Gunakanlah Sedikit Trik yang Biasa Digunakan Seorang Bek Kita boleh menggunakan sedikit trik seperti menarik baju dan mendorong selama masih berada di luar kotak penalti. Tetapi, jika pemain lawan sudah di depan dan tinggal berhadapan dengan kiper, kita tidak boleh mekakukan pelanggaran karena berpotensi kartu merah. Jika terjadi kejadian seperti itu, sebaiknya kita menyerobot dan mendang bola yang dibawa oleh pemain itu. Selama kita hanya menendang bola dan tidak menendang kaki atau bagian tuhun lain lawan, itu bukan merupakan sebuah pelanggaran walaupun pemain itu terjatuh.

Tips dan Trik Juggling dalam Sepak Bola

Jugling merupakan salah satu ketangkasan dalam sepakbola. Jugling Bol sebenarnya membantu pemain membangun kontrol bola yang luar biasa dan penanganan keterampilan dalam mengolah bola. Dengan jugling memungkinkan pemain untuk membuat saat yang tepat untuk menyerang bola dan mencetak gol untuk menang. Berikut adalah beberapa tips tentang bagaimana Anda dapat meningkatkan teknik juggling bola: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8E_P21tGf7FJZCkM4LV_kBUFUJMxb01L5zNI7ZE8pWoscPWqVavmT_mfoa47G3aggFDJqqcBudiqXSoPwrVfNfJZP2Otpaw9uWgLUq-YHyXN0Hhb9rS_-ZNmtQf82RSh6HMv48Bxf2at6/s1600/_agg4166.jpg Fokus pada satu bagian tubuh. Pertama, latihlah salah satu bagian kaki anda, kiri atau kanan terlebih dahulu. Lakukan setidaknya 10 berturut-turut juggling menggunakan kaki kanan tanpa bola jatuh ke tanah, kemudian lakukan hal yang sama dengan kaki kiri Anda, setelah itu dengan paha kiri ataupun kanan sapai latihan dengan kepala . Lakukan secara bergantian .Setelah Anda dapat mengontrol bola dengan bagian-bagian tubuh yang berbeda, sekarang coba bolak-balik gerakannya. misalnya, 2 kali menggunakan kaki kanan, lalu tekan dua kali lagi tapi sekarang menggunakan kaki kiri. Setelah itu anda bisa gunakan kombinasi untuk melatih jugling.

tips bermain futsal yang sehat

Sekarang ini sedang marak2nya olahraga futsal, baik bapak-bapak ataupun anak muda, bahkan anak2 pun gemar bermain futsal, mungkin karena olahraga bola ini olahraga yang cukup terkenal di Internasional. Sekarang ini pun sudah banyak jenis lapangan yang digunakan ada yang mengunakan karpet karet, rumput sintetis dan bahkan ada yang menggunakan lantai semen biasa. Namun selain itu Anda juga harus mengetahui tips-tips yang benar dalam berolahraga futsal, berikut 5 tips menjadi pemain futsal layaknya bintang lapangan, yaitu: 1. Lakukan pemanasan dan pendinginan Melakukan pemanasan sebelum bermain sangat penting karena tanpa pemanasan anda akan merasa kaku dan cepat lelah saat bermain, bahkan bisa membuat urat Anda putus dikarenakan otot-otot yang sedang diam, namun secara spontan Anda menendang bola atau berlari. Tapi lakukanlah pemanasan jangan terlalu berlebihan dan lama, anda cukup melakukannya 5-7 menit, kalau berlebihan anda bakal merasa terlalu lelah saat bermain. Banyak latihan olahraga yang mendukung permainan futsal. Pemanasan seperti dalam latihan badminton akan menambah kecepatan kaki. Sementara pendinginan Anda lakukan setelah Ada selesai bermain, ini berfungsi untuk pematangan otot yang Anda telah latih, merenggangkan otot yang sedang panas dan kencang, dan mencegah penyakit varises. 2. Tendang dengan ujung kaki Dengan beratnya bola futsal, anda dianjurkan untuk menendang bola dengan ujung kaki/jari-jari kaki, maka tendangan anda akan sangat keras. Tendangan memisang tidak terlalu dianjurkan karena masalah lapangan yang kecil lagi. Tips ini sering saya gunakan dalam melakukan tendangan free kick karena terbukti bisa mencetak gol. 3. Jangan minum terlalu banyak saat dan setelah berolahraga Walaupun merasa sangat haus, minumlah secukupnya, jangan mengikuti hasrat, dan minumlah air yang tidak dingin dan tidak panas. Kekembungan mempengaruhi cara bermain Anda. terlebih minum terlalu banyak berakibat buruk bagi sarat dan jantung karena tubuh kita yang sedang panas berkeringat langsung di timpa dengan air, bisa jadi badan kita drop. 4. Hindari terlibat kontak fisik Peraturan futsal sama ketatnya dengan basket dan sepak bola. Kontak fisik secara serius akan diberi pelanggaran, dan anda juga tidak boleh menyapu kaki lawan anda, tidak seperti dalam bermain bola lapangan besar. Wasit PSSI untuk futsal tentunya paham dan harus jeli masalah ini. 5. Bermain cepat dan berputar Tips yang terakhir yang saya rekomen untuk Anda jika menjadi bintang lapangan. Dalam olahraga futsal, permainan lebih baik dilakukan dengan tempo irama cepat dan tidak berlama-lama mengiring bola, dan disarankan agar setelah mengoper bola secepatnya mencari posisi yang baik untuk kembali dioper itu yang dinamakan tempo cepat agar rekan tim Anda bisa imbang cepat dengan Anda. Posisi tetap layaknya permainan sepak bola tidak dianjurkan dalam bermain futsal, karena tidak cocok dengan lapangan yang kecil.

cara agar facebook anda aman

banyak orang yang fb nya sering kena hack , nahh kali ini saya akan memberi tahu agar fb anda aman :) cara agar fb anda aman yaitu : 1.) anda harus memakai email asli 2.) pastikan email itu email utama anda 3.) masukan no hp 4.) jangan pernah ngespam 5.) jangan pernah menambahkan teman teerlalu banyak yang pastinya jangan melarang larangan bang mark yaa :)

Sejarah PERSIB 1995-2009

Setelah meraih juara Liga Indonesia I 1994-1995, prestasi Persib mulai menurun. Akan tetapi, dalam kompetisi internasional prestasinya cukup mengesankan karena sempat berlaga sampai perempat final Piala Champion Asia. Namun di tanah air Persib harus merelakan trofi Piala Liga Indonesia jatuh ke tangan saudara se-kota Tim Mastrans Bandung Raya yang akhirnya menjadi juara Liga Indonesia II. Ternyata perjalanan Persib dalam mengarungi Liga Indonesia tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Meski perombakan di tubuh Persib kerap terjadi, belum juga menuai hasil maksimal, bahkan Persib sempat terancam terdepak dari kompetisi Liga Indonesia karena kerap di posisi papan bawah. Pada Liga Indonesia VII/2001 diarsiteki pelatih Indra Thohir dan Deny Syamsudin, Persib bisa lolos ke babak “8 Besar” di Medan, tetapi akhirnya gagal ke semifinal. Pergantian pelatih pun dilakukan termasuk dengan mendatangkan dari Polandia, Marek Andrejz Sledzianowski pada Liga Indonesia IX/2003. Namun, Marek Sledzianowski tidak seberuntung seniornya, Marek Janota. Sledzianowski diganti di tengah jalan karena Persib terseok-seok di papan bawah. Untuk menghindari jurang degradasi, pengurus Persib mendatangkan pelatih asing asal Cile, Juan Antonio Paez. Upaya ini berhasil dan Paez dipertahankan hingga Liga Indonesia X/2004. Pada Liga Indonesia XI/2005, Indra Thohir kembali dipanggil. Namun, Persib harus puas di peringkat lima. Kompetisi berikutnya, Risnandar Soendoro dipercaya menjadi pelatih. Namun, dia hanya bertahan hingga dua pertandingan awal kandang setelah kalah dari PSIS dan Persiap di Stadion Siliwangi Bandung dan posisinya diganti Arcan Iurie Anatolievici. Pelatih asal Moldova itu kembali dipertahankan untuk menukangi Persib pada Liga Indonesia XIII 2007. Saat itu, Persib sudah diprediksi bakal meraih gelar juara karena pada paruh musim tampil sebagai pemuncak klasemen Wilayah Barat dan memenangkan duel dengan PSM sebagai pemuncak klasemen Wilayah Timur. Akan tetapi, pada putaran kedua, Persib terpeleset dan prestasinya menurun sehingga menempati peringkat kelima dan gagal lolos ke babak “8 Besar”. Pada Kompetisi Liga Super Indonesia I/2008-2009 untuk kali pertama Persib diracik pelatih dari luar Bandung. Jaya Hartono (Medan), yang membawa Persik Kediri menggondol Piala LI IX/2003 dipanggil untuk meracik Persib. Sayangnya, Persib harus puas menempati peringkat tiga dalam kompetisi yang menggunakan format satu wilayah itu. Pada Liga Super Indonesia II/2009-2010, Persib yang masih ditangani Jaya Hartono kemudian diganti asistennya Robby Darwis pada putaran kedua kompetisi hanya menempati peringkat keempat klasemen akhir

Sejarah PERSIB 1991-1994

Pada Kompetisi 1991-1992, Persib gagal mempertahankan gelar setelah kalah 1-2 dari PSM di semifinal, dan 1-2 dari Persebaya pada perebutan tempat ketiga dan keempat. Pada tahun 1993 Wahyu Hamijaya dipilih menjadi ketua umum Persib menggantikan Ateng Wahyudi. Pada kompetisi penutup Perserikatan 1993-1994 Persib meraih gelar juara setelah di final mengalahkan PSM 2-0 melalui gol Yudi Guntara dan Sutiono Lamso. Persib pun berhak membawa pulang Piala Presiden untuk selamanya karena kompetisi berikutnya berubah nama menjadi Liga Indonesia, yang pesertanya dari Galatama dan Perserikatan. Saat merebut gelar juara Kompetisi Perserikatan terakhir, trio pelatih yang menangani Persib adalah Indra Thohir, Djadjang Nurdjaman, dan Emen “Guru” Suwarman. Materi pemainnya, yakni Aris Rinaldi (kiper), Robby Darwis, Roy Darwis, Yadi Mulyadi, Dede Iskandar, Nandang Kurnaedi, Yusuf Bachtiar, Asep Kustiana, Sutiono Lamso, Kekey Zakaria, Yudi Guntara. Persib kembali mencatatkan namanya dalam sejarah kompetisi Liga Indonesia. Persib berhasil mencapai final dan menggengam trofi juara dengan menaklukkan Petrokimia Putra dihadapan lebih kurang 80.000 penonton di partai final dengan skor 1-0 melalui gol Sutiono Lamso pada menit ke-76. Sorai-sorai pun bergemuruh di Stadion Utama Senayan Jakarta. Saat itu, Persib ditangani trio pelatih Indra Thohir, Djadjang Nurdjaman, Emen “Guru” Suwarman. Persib menggunakan formasi 3-5-2 dengan materi pemain adalah Anwar Sanusi (kiper), Robby Darwis, Yadi Mulyadi, Mulyana (belakang). Dede Iskandar (kanan), Nandang Kurnaedi (kiri), Asep “Munir” Kustiana, Yusuf Bachtiar, Yudi Guntara/Asep Sumantri (gelandang), Kekey Zakaria, Sutiono Lamso (depan).

Sejarah PERSIB 1986-1990

Pada tahun 1985 Ateng Wahyudi menjadi ketua umum Persib menggantikan Solihin GP. Harapan yang dinantikan meraih juara kembali akhirnya terwujud. Pada Kompetisi Perserikatan 1986, Persib yang ditangani pelatih Nandar Iskandar meraih juara setelah di final mengalahkan Perseman Manokwari 1-0 melalui gol tunggal Djadjang Nurdjaman, di Stadion Senayan. Materi pemain Persib saat itu masih hasil polesan Marek Janota seperti Sobur, Boyke Adam (kiper), Robby Darwis, Adjat Sudrajat, Sukowiyono, Yana Rodiana, Adeng Hudaya, Sarjono, Iwan Sunarya, Sidik Djafar, dll. Prestasi Persib masih tergolong stabil. Meski gelar itu lepas ke tangan PSIS pada Kompetisi 1987 dan Persebaya pada 1988, Persib masih berlaga di Senayan. Persib kembali meraih gelar juara pada Kompetisi 1990 setelah mengalahkan Persebaya 2-0 melalui gol bunuh diri Subangkit, dan Dede Rosadi. Saat itu, Persib yang ditangani pelatih Ade Dana dengan asisten Dede Rusli dan Indra Thohir diperkuat: Samai Setiadi (kiper), Robby Darwis, Adeng Hudaya, Ade Mulyono Asep Sumantri, Nyangnyang/Dede Rosadi, Yusuf Bachtiar, Sutiono Lamso, Adjat Sudrajat, Dede Iskandar, Djadjang Nurdjaman.

Sejarah PERSIB 1933-1940

Sebelum lahir nama Persib, pada tahun 1923 di Kota Bandung berdiri Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB). BIVB ini merupakan salah satu organisasi perjuangan kaum nasionalis pada masa itu. Tercatat sebagai Ketua Umum BIVB adalah Syamsudin yang kemudian diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yakn i R. Atot. BIVB kemudian menghilang dan muncul dua perkumpulan lain bernama Persatuan Sepak bola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB). Pada 14 Maret 1933 kedua klub itu sepakat melebur dan lahirlah perkumpulan baru yang bernama Persib yang kemudian memilih Anwar St. Pamoentjak sebagai ketua umum. Klub- klub yang bergabung ke dalam Persib adalah SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA, dan Merapi. Setelah tampil tiga kali sebagai runner up pada Kompetisi Perserikatan 1933 (Surabaya), 1934 (Bandung), dan 1936 (Solo), Persib mengawali juara pada Kompetisi 1939 di Solo.

Sejarah PERSIB 1941-1969

Setelah Indonesia merdeka, pada 1950 digelar Kongres PSSI di Semarang dan Kompetisi Perserikatan. Persib yang pada saat itu dihuni oleh Aang Witarsa, Amung, Andaratna, Ganda, Freddy Timisela, Sundawa, Toha, Leepel, Smith, Jahja, dan Wagiman hanya mampu menjadi runner-up setelah kalah bersaing dengan Persebaya Persebaya. Pada tahun 50-an Aang Witarsa dan Anas menjadi pemain asal Persib pertama yang ditarik bergabung dengan tim nasional Indonesia untuk bermain di pentas Asian Games 1950. Prestasi Persib kembali meningkat pada 1955-1957. Munculnya nama-nama seperti Aang Witarsa dan Ade Dana yang menjadi wakil dari Persib di tim nasional untuk berlaga di Olimpiade Melbourne 1956. Pada ajang itu, tim nasional Indonesia berhasil menahan imbang Uni Sovyet sehingga memaksa diadakan pertandingan ulang yang berujung kekalahan telak untuk Indonesia dengan skor 4-0. Persib makin disegani. Pada Kompetisi 1961 tim kebanggaan “Kota Kembang” itu meraih juara untuk kedua kalinya setelah mengalahkan PSM Ujungpandang. Materi pemain Persib saat itu adalah Simon Hehanusa, Hermanus, Juju (kiper), Ishak Udin, Iljas Hadade, Rukma, Fatah Hidayat, Sunarto, Thio Him Tjhaiang, Ade Dana, Hengki Timisela, Wowo Sunaryo, Nazar, Omo Suratmo, Pietje Timisela, Suhendar, dll. Karena prestasinya itu, Persib ditunjuk mewakili PSSI di ajang kejuaraan sepakbola “Piala Aga Khan” di Pakistan pada 1962. Bintang Persib saat itu juga telah lahir Emen “Guru” Suwarman. Setelah itu, prestasi Persib mengalami pasang surut. Prestasi terbaik Persib di Kompetisi perserikatan meraih posisi runner up pada 1966 setelah kalah dari PSM di Jakarta.

Sejarah PERSIB 1970-1985

Pada tahun 70-an, Persib mengalami masa sulit dan miskin gelar. Namun, Max Timisela, yang menempati posisi gelandang menjadi langganan tim nasional. Puncaknya pada Kompetisi Perserikatan 1978-1979, Persib terdegradasi ke Divisi I. Kondisi itu membuat para pembina Persib berpikir keras untuk melakukan revolusi pembinaan. Dipersiapkanlah tim junior yang ditangani pelatih Marek Janota (Polandia). Kemudian, tim senior diarsiteki Risnandar Soendoro. Gabungan pemain junior dan senior ini membuahkan hasil karena Persib berhasil promosi ke Divisi Utama dengan materi pemain seperti Sobur (kiper), Giantoro, Kosasih B, Adeng Hudaya, Encas Tonif, dll. Hasil polesan Marek ini lahirlah bintang-bintang Persib seperti Robby Darwis, Adeng Hudaya, Adjat Sudrajat, Suryamin, Dede Iskandar, Boyke Adam, Sobur, Sukowiyono, Iwan Sunarya, dll. Hasil binaan Marek ini membawa Persib lolos ke final bertemu PSMS pada Kompetisi Perserikatan 1982-1983 dan 1984-1985. Dua kali Persib harus puas sebagai runner up setelah kalah adu penalti. Pada final 1984-1985 mencatat rekor penonton karena membeludak hingga pinggir lapangan. Dari kapasitas 100.000 tempat duduk di Stadion Senayan, jumlah penonton yang hadir mencapai 120.000 orang.

Selasa, 24 Februari 2015

Cara mining bitcoin di vbs

daftar vps dsini : http://haphost.com/free-vps-hosting/ masuk ke vps dengan bitvise/putty dengan akses root trus install begini : # apt-get -y update && apt-get -y upgrade # apt-get install yasm -y git make g++ build-essential libminiupnpc-dev # apt-get install -y libboost-all-dev libdb++-dev libgmp-dev libssl-dev dos2unix # apt-get install build-essential libcurl4-openssl-dev download minernya # wget http://sourceforge.net/projects/cpuminer/files/pooler-cpuminer-2.4.tar.gz trus di extract : # tar xzf pooler-cpuminer-2.4.tar.gz buka cpu miniernya : # cd cpuminer-* lalu di setting : # ./configure CFLAGS="-O3" # make trus eksekusi deh : # ./minerd -a scrypt -o stratum+tcp://66.55.92.73:8000 --userpass Code_Cointellect:123 Contoh : # ./minerd -a scrypt -o stratum+tcp://66.55.92.73:8000 --userpass 0d97-781c-a255-0b57:123 apabila bitvise/putty di close.masuk root lagi trus ketik # cd cpuminer-* lagi baru eksekusi lagi.

Cara Membuka Android yang Lupa Pola

Banyak sekali pengguna hp android yang Androidnya terkunci (lupa pola), dan banyak juga yang minta agar saya membahasnya. Oke, mumpung lagi ada waktu maka akan saya bahas. Sejatinya, kalau kamu Ingat dengan Email serta Password yang digunakan, masalah seperti ini tidaklah rumit, hanya saja terkadang seseorang lupa password atau parahnya lupa menggunakan email apa. Ada beberapa cara yang bisa digunakan : CARA PERTAMA Recovery dengan Akun Google Ini penting, karena hanya dengan cara ini kamu bisa masuk kembali ke Android kamu tanpa harus menghilangkan data-data yang telah ada, seperti Aplikasi, Konfigurasi, dll. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu klik tombol Forgot Pattern yang muncul ketika kamu salah memasukan kombinasi berkali-kali, lalu masukan Akun Google kamu dengan benar, Maka niscaya Android kamu akan kembali. CARA KEDUA Gunakan Factory Reset Jika cara mudah diatas tidak bisa dilakukan karena kamu lupa Username atau Password, Masih ada cara ampuh lagi yang bisa membuka Android kamu yang terkunci. Menggunakan fitur Factory Reset yang sudah ditanamkan disetiap Android. Cara masuk ke Recovery Mode setiap Smartphone tentu berbeda-beda, namun yang paling banyak digunakan adalah menggunakan kombinasi tombol POWER + HOME + VOLUME UPyang dilakukan secara bersamaan, hampir seluruh Samsung Galaxy menggunakan cara ini. Sedangkan untuk Smartphone yang tidak memiliki tombol HOME, biasanya hanya mengandalkan POWER + VOLUME UP, jika tidak bekerja, coba ganti dengan VOLUME DOWN.Agar lebih jelasnya, kamu bisa cari tahu dulu tombol apa yang digunakan Tipe Smartphone kamu untuk masuk ke Recovery Mode, Setelah masuk, kamu bisa mencari “wipe data/factory reset”, klik menu tersebut, lalu pilih YES. Sejujurnya saya lebih merekomendasikan cara Recovery dengan menggunakan Akun Google, karena tidak akan kehilangan data, Hanya saja, jika memang kamu sudah lupa Email dan Passwordnya, Cara Kedua adalah Jalan satu-satunya yang harus ditempuh, tentunya dengan resiko yang sudah dijelaskan diatas. Semoga Bermanfaat :)

socks5 Live

LIVE | 23.255.214.180:32195 | 0.17 | Missouri | 64111 | 23-255-214-180.mci.googlefiber.net | United States | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 184.19.134.153:43179 | 0.36 | West Virginia | 25427 | pool-184-19-134-153.clrkwv.dsl.ncnetwork.net | United States | Checked at http://dichvusocks.us LIVE | 107.150.62.70:32963 | 0.19 | Missouri | 64116 | us45679.dc7.pixelhosting.org | United States | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 142.196.192.133:16406 | 0.33 | Florida | 32750 | 142-196-192-133.res.bhn.net | United States | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 81.99.33.65:4639 | 0.68 | Stoke-on-Trent | ST4 | cpc66077-stok16-2-0-cust64.1-4.cable.virginm.net | United Kingdom | Checked at http://dichvusocks.us LIVE | 108.61.209.34:40116 | 0.7 | Unknow | Unknow | static-213.50.35.244.addr.tdcsong.se | Sweden | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 85.30.233.152:46905 | 0.8 | Moscow City | Unknow | 85.30.233.152 | Russian Federation | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 2.102.20.171:17558 | 0.64 | Stoke-on-Trent | ST6 | host-2-102-20-171.as13285.net | United Kingdom | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 92.247.235.170:50857 | 0.77 | Grad Sofiya | 1138 | 92-247-235-170.spectrumnet.bg | Bulgaria | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 88.189.227.53:15088 | 0.69 | Ile-de-France | 75004 | bdv75-12-88-189-227-53.fbx.proxad.net | France | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 62.122.66.21:39737 | 0.77 | Unknow | Unknow | 62.122.66.21 | Ukraine | Checked at http://dichvusocks.us LIVE | 147.27.6.150:18347 | 0.8 | Unknow | Unknow | gmpotzolaki.science.tuc.gr | Greece | Checked at http://dichvusocks.us LIVE | 23.255.214.180:32195 | 0.2 | Missouri | 64111 | 23-255-214-180.mci.googlefiber.net | United States | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 81.99.33.65:4639 | 0.7 | Stoke-on-Trent | ST4 | cpc66077-stok16-2-0-cust64.1-4.cable.virginm.net | United Kingdom | Checked at http://dichvusocks.us LIVE | 85.30.233.152:46905 | 0.78 | Moscow City | Unknow | 85.30.233.152 | Russian Federation | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 142.196.192.133:16406 | 0.33 | Florida | 32750 | 142-196-192-133.res.bhn.net | United States | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 92.247.235.170:50857 | 0.77 | Grad Sofiya | 1138 | 92-247-235-170.spectrumnet.bg | Bulgaria | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 88.189.227.53:15088 | 0.71 | Ile-de-France | 75004 | bdv75-12-88-189-227-53.fbx.proxad.net | France | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 79.104.37.2:18198 | 0.95 | Unknow | Unknow | 79.104.37.2 | Russian Federation | Checked at http://dichvusocks.us LIVE | 108.61.209.34:40116 | 0.69 | Unknow | Unknow | static-213.50.35.244.addr.tdcsong.se | Sweden | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 2.102.20.171:17558 | 0.66 | Stoke-on-Trent | ST6 | host-2-102-20-171.as13285.net | United Kingdom | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 147.27.6.150:18347 | 0.8 | Unknow | Unknow | gmpotzolaki.science.tuc.gr | Greece | Checked at http://dichvusocks.us LIVE | 107.150.62.70:32963 | 0.19 | Missouri | 64116 | us45679.dc7.pixelhosting.org | United States | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 78.139.12.68:41067 | 0.61 | Budapest | Unknow | catv-78-139-12-68.catv.broadband.hu | Hungary | Checked athttp://dichvusocks.us LIVE | 72.13.133.161:34453 | 0.36 | Pennsylvania | 19104 | 72.13.133.161 | United States | Checked at http://dichvusocks.us LIVE | 184.19.134.153:43179 | 0.35 | West Virginia | 25427 | pool-184-19-134-153.clrkwv.dsl.ncnetwork.net | United States | Checked at http://dichvusocks.us LIVE | 86.168.234.243:47416 | 0.66 | Birmingham | B29 | host86-168-234-243.range86-168.btcentralplus.com | United Kingdom| Checked at http://dichvusocks.us LIVE | 72.13.133.161:34453 | 0.35 | Pennsylvania | 19104 | 72.13.133.161 | United States | Checked at http://dichvusocks.us LIVE | 86.168.234.243:47416 | 0.67 | Birmingham | B29 | host86-168-234-243.range86-168.btcentralplus.com | United Kingdom| Checked at http://dichvusocks.us

cardable site web shop cara carding

Cardable site web shop / Cara Carding dengan Credit Card Site : Aliexpress Method : Paling gampang ini.. cuma mesen hajar pake cc langsung orderan diterima.. atau bisa dibilang : - Bill Adress = Ship Adress ======================================= Site : VistaPrint Method : ini jg gampang langsung di proses kok order'annya// yg penting cc Live walaupun balance dikit? tetep ngangkat kok :D - Bill = Ship - Polosan/Shocks bisa semua - CC Public / Privare ( Recommended ) ======================================= Site : DXcom Method : - Daftar dx nya pake polosan/ssh/vpn atau apalah terserah - Pas order usahakan menggunakan ip yang sama saat daftar - Jika ingin mengorder secara berkali-kali dalam 1 hari, usahakan pake cc yang beda, tau gak nunggu yang 1 approve baru di pake lagi - Bill CC = Ship ======================================= Site : AliBababa Method : - Use CC Private And High Limit - Bill Adress = Ship Adress - Jangan gunakan cc tadi yang di order di Aliexpress / Alibaba untuk order di site lain, usahakan tunggu sampe shipped, kalo udah shipped baru boleh pake order di sitelain. - Usahakan pake Socks5, jangan pakai VPN ! ======================================= Site : DrJaysz Method : - Use CC Private - Bill = Ship - Use VPN/Socks5/Proxy/Polosan ( Tergantung Face / FF bisa jadi :v ) ======================================= Site : Dravven Method : - Bill = Ship - No Need Socks/VPN ======================================= Site : VolcannoEcigs Method : - Bill = Ship - No Need Socks/VPN ======================================= Site : Ebay Method : - Use Socks5 - Use Goods PP / Paypal ( High Balance ) ======================================= Site : TtmartT Method : - Use VPN - Use Good PP ( Have Balance ) - Use US Dropper ======================================= Site : GetPebble Method : - Use Socks5 Yang Sama Dengan Negara CC - Bill = Ship - Use Good CC ( Usahakan Sampai Status Barangnya Shipped ) - Agar terhindar dari pajak bisa pake Dropper Malaysia ======================================= Site : BestBuuy Method : - Use RDP - Use Good CC - Use Us Dropper ======================================= Site : AmazonS Method : - Bill = Ship - Fake Phone Number - Use Private CC - Use VPN/Socks5 ( Sesuai Negara CC ) - Worldwide Shipping ======================================= Site : Wallmartt Method : - Use Private CC - Use US Dropper - Not Need VPN/SOCKS5 ( Hanya Diperlukan Wajah Yang Tamfan om :v ) ======================================= Site : FootballFantastic Method : - Bill = Ship - Use VPN/Shocks5 Sesuai Negara CC ======================================= Site : Teva Shoes Method : - Bill = Ship - Polosan - CC Public / Private ( Recommended ) ======================================= Site : Gojane Method : - Bill = Ship - No Need Shocks/VPN ======================================= Site : Morphsuit Method : - Bill = Ship or Bill Not Ship ======================================= Site : Gratefulapparel Method : - Bill = Ship ane pak , waktu nyoba pake BIN 498430 ======================================= Site : Tinydeal Method : - Bill = Ship - Visa non VBV or MasterCard no MSCS ======================================= Site : WorldmagicShop Method : - Bill = Ship - No Need VPN/Shocks ======================================= Site : Aztekcomputers Method : - Bill = Ship - No Need VPN/Shocks - Use Private CC - Worldwide Shipping ======================================= Site : MemoryDepot Method : - Bill = Ship - No Need VPN/Shocks - Use Public & Private CC - Worldwide Shipping