Senin, 16 Maret 2015

Harga Tiket PERSIB BANDUNG vs Lao Toyota

- VIP Rp 150.000 - Barat I & II Rp 75.000 - Timur Rp 50.000 - Utara & Selatan Rp 30.000

Janur Coba Vujovic Jadi Straiker

Bek tengah PERSIB Vlamidir Vujovic diposisikan sebagai penyerang saat timnya menghadapi Setia FC di Lapangan Pusdikpom. Pemain asal Montenegro ini masuk menggantikan Apollon Lemondzhava di menit 73. Tak hanya tampil di lini depan, ia pun turut menyumbang gol pada menit 84 atau hanya membutuhkan waktu selama 11 menit untuk menutup laga yang berkesudahan 8-0 itu. Pelatih Djadjang Nurdjaman mengakui dirinya melakukannya secara dadakan. Apalagi tidak jarang di pertandingan sebelumnya, pemain bernomor punggung 3 ini acapkali ke depan membantu serangan. "Itu bisa menjadi pola preventif kalau dia naik ke kotak penalti lawan," kata Djadjang usai laga. Musim lalu, Vujovic sukses mengemas delapan gol untuk PERSIB. Sedangkan di tahun ini ia sudah mencetak gol di laga final Inter Island Cup (IIC) di Palembang, Februari lalu.

Enam Penggawa PERSIB Di Panggil BTN

Enam pemain PERSIB masuk dalam daftar 23 pemain yang dirilis Badan Tim Nasional (BTN) untuk bergabung dengan Timnas Indonesia dibawah pelatih Benny Dollo. Dalam surat elektronik yang diterima PERSIB.co.id dari PSSI, keenam pemain itu adalah I Made Wirawan, Achmad Jufriyanto, Supardi, Tony Sucipto, Hariono dan Tantan. Rencananya mereka dipanggil untuk melakoni laga uji coba internasional bertajuk FIFA Match Day pada tanggal 25 melawan Kamerun dan 30 Maret 2015 melawan Myanmar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Berikut nama-nama pemain Timnas Senior yang akan dijadwalkan memulai pemusatan latihan (TC) pada 22 Maret mendatang. Penjaga Gawang: Dian Agus (Sriwijaya FC), I Made Wirawan (PERSIB), Choirul Huda (Persela). Bek: Viktor Igbonefo (Arema), Anis Tjoe (Persipura), Fachrudin (Sriwijaya FC), A. Jufriyanto (PERSIB), Hasim Kipuw (Arema), Supardi (PERSIB), Johan Alfarizi (Arema), Toni Sucipto (PERSIB) Tengah: Imanuel Wanggai (Persipura), Raphael Maitimo (Sriwijaya FC), Hariono (PERSIB), I Gede Sukadana (Arema), Tantan (PERSIB), Rizki Ramdani Lestaluhu (Persija), Kim Kurniawan (PBR), Bayu Gatra (Bali United) Depan: Cristian Gonzales (Arema), Zulham Zamrun (Persipura), Boaz Solossa (Persipura), Ferdinand Sinaga (Sriwijaya FC).

ini makana ulang tahun PERSIB bagi FIRMAN UTINA

Firman Utina berharap di ulang tahun PERSIB ke-82 timnya dapat meraih prestasi yang lebih cemerlang dibandingkan musim sebelumnya. Firman menganggap momen perayaan kemarin pun menjadi ajang penyamaan visi dan misi semua lapisan. Perayaan ulang tahun di Mes PERSIB itu pun diharapkannya tidak hanya sebuah rutinitas tahunan namun dapat dimaknai lebih. Salah satunya mengingat perjuangan tim sejak dulu. Dari mulai pemain, suporter sampai orang-orang yang dulu berjasa kepada tim asal Kota Bandung ini. "Ulang tahun momen yang bagus buat kita mengingat bagaimana tim ini berjuang dulu. Itu sebagai motivasi kita untuk lebih baik lagi, untuk memberikan kebahagiaan buat mereka yang berjuang dulu," kata pemain yang beroperasi di lini tengah Maung Bandung ini. Evaluasi pun menjadi salah satu hal yang mungkin bisa dilakukan pada momen ulang tahun tersebut, sebab hal tersebut bisa membuat tim lebih siap menatap berbagai pertandingan di depan. Selain, itu mempererat hubungan dengan suporter juga menjadi hal penting. "Seperti halnya saat seseorang ulang tahun, saat hari spesial ini menjadi perenungan kita tentang apa yang sudah kita perbuat. Kinerja kita selama satu tahun lalu, apa yang harus diperbaiki apa yang harus ditingkatkan dan bahkan diubah," bebernya. Ia pun cukup optimis tahun ini timnya dapat mencapai prestasi yang baik di Indonesia Super League (ISL) 2015 dan juga Piala AFC, dengan catatan kekompakan, kerja sama dan kerja keras semuanya.

Ini Jadwal Lao Selama di Bandung

PERSIB akan menghadapi Lao Toyota FC di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (18/3) mendatang. Tim asal Laos ini pun dijadwalkan akan tiba di Bandung hari ini melalui Bandara Husein Sastranegara, Senin (16/3). Berikut jadwal juara dua liga Laos tersebut selama di Bandung. Senin, 16 Maret 2015 Menggunakan pesawat Air Asia Kuala Lumpur tiba di Bandung sekitar pukul 16.25 WIB, dan dilanjutkan menuju Hotel Papandayan. Selasa, 17 Maret Pukul 11.00 WIB akan ada pertemuan teknik dengan tim tuan rumah di Graha PERSIB Pukul 12.30 WIB Konferensi Pers di Graha PERSIB Pukul 15.00 WIB, Lao akan menggelar latihan resmi di Stadion Jalak Harupat Rabu, 18 Maret Pukul 15.00 WIB Kick Off PERSIB vs Lao FC, Stadion Jalak Harupat.

PERSIB Kantongi Kekuatan dan Kelemahan Lao

Pelatih PERSIB, Djadjang Nurdjaman, menargetkan kemenangan atas Lao Toyota FC pada laga lanjutan Piala AFC di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (18/3) mendatang. Djadjang pun mengaku sudah mengantongi kekuatan dan kelemahan lawan guna memenangkan laga. Djadjang mengatakan, kekuatan lawannya tidak akan jauh berbeda dengan dua tim yang sudah dihadapi PERSIB, yakni New Radiant dan Ayeyawady United. Salah satu alasannya adalah hasil yang didapat tim asal Laos ini saat imbang 2-2 dengan Ayeyawady dan kalah tipis dengan New Radiant dengan skor 2-1. "Jika melihat hasil pertandingan mereka kemarin, saya menilai kekuatannya tidak berbeda jauh dengan New Radiant ataupun Ayeyawady. Melihat itu, cukup optimis kita bisa menang," kata pelatih yang karib disapa Djanur ini. Meskipun begitu, Djanur enggan terlalu percaya diri, ia pun tetap menginstruksikan pemainnya waspada. Sebab, dalam sepak bola semuanya punya kesempatan yang sama untuk menang dan kalah, apalagi olahraga tersebut tidak seperti matematika. "Kita harus tetap mewaspadai lawan dan main maksimal untuk bisa mempertahankan posisi kita di klasemen," ungkapnya.

Bantu Tugas Ofisial Tim Diklat, Hanif Merasa Tak Gengsi

Ada hal menarik saat sesi latihan Diklat PERSIB yang berlangsung di Lapangan Sidolig, Senin (16/3) pagi. Salah satu pemain PERSIB U-21, Hanif Abdul Rauf ikut membersihkan bola bersama ofisial tim Aan Ridwan. Pemain yang juga memperkuat Timnas Indonesia U-19 ini pun dengan telaten membersihkan bola yang awalnya kotor bekas dipakai latihan menjadi kembali bersih untuk dipergunakan latihan berikutnya. "Hanya membantu Bang Aan. Ini (bola) kan senjata kita. Ibaratnya seperti halnya sepatu yang kita pakai, ini juga bola kan kita ikut menggunakannya," kata Hanif sambil membersihkan bola. Pemain kelahiran Bandung ini mengaku, memang sudah terbiasa dengan apa yang dilakukannya tersebut. Sebab di rumahnnya ia pun sering membantu orang tua sudah seperti mencuci piring, menyapu dan pekerjaan lainnya. "Malu? Tidak lah. Kenapa harus malu juga. Tanggung jawab saja, seperti di rumah juga kan tidak ada salahnya bantu-bantu orang tua. Cuek saja lagian teman-teman di sini asyik, tidak ada mengejek juga," ucapnya sambil tersenyum. Sementara itu, ofisial tim Aan mengatakan tidak kaget dengan apa yang dilakukan Hanif. Ia mengaku pemain SAD di Uruguay ini memang sudah sering membantu. Bahkan, tanpa diminta Hanif akan langsung membantu. "Ia memang seperti itu, sering bantu-bantu juga. Mungkin karena tanggung jawab karena pemain lain memang jarang. Bagi saya sangat terbantu apalagi sebagai pembantu umum hanya sendiri, biasanya 21 bola dibersihkan lebih cepat 15 menit," ucapnya.