Selasa, 25 Agustus 2015
Baretti Jadi Lawan Uji Coba Pamungkas Persib
Tinggal sepekan lagi waktu Persib Bandung untuk melakukan persiapan jelang terjun di Piala Presiden. Skuat besutan Jajang Nurjaman itu pun mengagendakan satu uji coba pamungkas guna mengukur sejauh mana kemampuan mereka. Disebutkan oleh pelatih asal Majalengka itu bahwa klub asal Subang, Baretti FC akan menguji kesiapan Firman Utina dan kawan-kawan menatap kompetisi bentukan Mahaka Sports and Entertaiment itu.
“Kita akan undang Baretti dari Subang untuk uji coba terakhir,” ungkap Jajang ketika ditemui oleh awak media di Lapangan Supratman, Rabu (26/8).
Laga itu sendiri akan dihelat pada Jumat (28/8) mendatang. Namun pelatih yang akrab disapa Janur itu belum mengetahui dimana venue pertandingan dihelat. Karena Persib sendiri sedang kesulitan mendapatkan lapangan. Bahkan agenda latihan pun dalam beberapa hari terakhir lebih banyak dilakukan di lapangan futsal Supratman.
“Mainnya belum dapat euy dimana, dari sananya belum ada kabar. Yang pasti mainnya sore,” lanjutnya.
Janur memang ingin pasukannya siap tempur di Piala Presiden. Sehingga segala dia akan menerapkan taktik simulasi menghadapi Persiba, Persebaya dan Martapura saat berhadapan dengan Baretti.
“Tadi sudah disampaikan kepada pemain tentang lawan yang datang kesini. Semua sudah dapat bayangan lah. Saya sampaikan mereka akan main seperti apa. Sudah antisipasi dan 3 hari kedepan kita fokus persiapan,” tukasnya.
Janur Bersyukur, Duo Asing Segera Merapat Ke Bandung
Duo legiun asing sangat dinantikan kehadirannya ke tubuh Persib Bandung sebelum turun di Piala Presiden. Vladimir Vujovic dan Konate Makan memang sudah memutuskan untuk menerima pinangan mantan klubnya untuk rujuk. Disebutkan oleh Jajang Nurjaman bahwa Vujovic sudah mendapatkan tiket dan segera tiba di tanah air. Sedangkan Konate melalui agennya masih mencari tiket kepergian dari Mali.
“Vlado hari ini, Rabu saya sudah lihat tiketnya akan segera terbang kesini. Kalau Konate saya dapat kabar dari Mamadou akan segera cari tiket dan kemungkinan besok sudah ada disini. Kita lihat kondisinya apakah Jumat sudah ikut uji coba atau tidak,” ujar pelatih dengan lisensi B AFC itu di Lapangan Supratman, Rabu (26/8).
Janur mengakui bahwa dia sangat membutuhkan kehadiran Vujovic dan Konate. Karena melihat tim lain yang terus memperkuat susunan pemainnya dengan pemain anyar. Dia pun bersyukur kedua pemain yang punya kontrak cukup besar musim lalu itu mau menerima keadaan tim yang sedang kesulitan secara finansial. Mengingat sponsor mulai mundur tertib pasca kisruhnya sepakbola nasional.
“Orang lain juga berbenah, karena ada dirasa kurang dari tim saat mereka berlaga di ISL kemarin. Dan Alhamdulillah fasilitas yang disediakan manajemen, keduanya setuju dengan keadaan saat ini,” lanjutnya.
Mengenai pertimbangan dia memilih 2 pemain itu, Janur sudah berpikir secara matang. Selain kualitas mereka yang sudah terbukti, kekompakan di lapangan juga tidak akan menemui kendala berarti. Karena sudah hampir 2 tahun Konate dan Vujovic bermain bersama Firman Utina cs di bawah panji Maung Bandung. Pola permainan Janur pun sudah dihafal di luar kepala oleh para pemain asing pertama yang berhasil menjadi juara bersama Persib itu.
“Pertimbangan secara teknis saya panggil lagi mereka yang sudah bermain disini supaya memudahkan kerjasama. Kalau kita ambil pemain baru persiapan akan mepet dan dengan ini kan jadi tidak terlalu sulit,” tuntasnya.
Konate dan Vlado Akan Kembali, Adaptasi Bukan Kendala
Meski sudah semusim lebih bergabung dengan Persib, duo pemain asing yang kembali bakal merumput dengan Maung Bandung–Makan Konate dan Vladimir Vujovic harus menjalani kembali adaptasi bersama tim. Hal itu karena duo asing itu sudah 3 bulan lebih tidak menjalani latihan maupun game bersama dengan punggawa Jajang Nurjaman.
Dua pemain asing tersebut hingga Selasa (26/8) masih berada di negaranya masing-masing. Mereka dikabarkan bakal mulai merapat ke Bandung pada minggu ini. Duo asing itupun sudah didaftarkan manajemen kepada PT. Mahaka Sport Entertainment untuk menjalani laga di Piala Presiden.
Firman Utina tak memungkiri bila Konate dan Vlado harus kembali menjalani adaptasi dengan tim. Namun adaptasi bukan merupakan kendala besar, lantaran dua pemain itu sudah mengetahui gaya dan karakter Persib bermain. Pelatih Jajang Nurjaman pun diprediksi sudah memiliki ramuan untuk memadukan dua pemain tersebut untuk cepat nyetel dengan rekan-rekannya yang lain.
“Sudah lama enggak kumpul karena dia jarang game dengan kita, tapi saya rasa pelatih juga sudah menyiapkan menu buat mereka, karena kita juga sudah dua tahun bersama akan cepat untuk beradaptasinya,” beber Firman saat diwawancarai Selasa (26/8) di Mes Persib Jln. Ahmad Yani Bandung.
Konate dan Vlado tentu sudah memiliki tempat tersendiri di tim begitupun di hati bobotoh. Selama semusim bergabung mereka mampu berperan membawa Persib sebagai kampiun Indonesia Super League (ISL) 2014.
“Insya Allah enggak akan ada kesulitan untuk adaptasi Konate dan Vlado nanti, makanya kita berani menawarkan (Konate dan Vlado untuk kembali) saya rasa pemain-pemain yang sudah kompak lebih enak lagi kalau kita sama-sam lagi,” pungkas Firman.
Persiapan Persib Terkendala Lapangan
Persiapan Persib Bandung jelang terjun di Piala Presiden dianggap sang arsitek, Jajang Nurjaman tidak maksimal. Salah satu yang menjadi kendala adalah faktor lapangan yang tidak mendukung kinerja Atep dan kawan-kawan. Dalam beberapa pekan terakhir Persib memang lebih banyak bermain di lapangan futsal Supratman. Sedangkan lapangan ukuran normal di wilayah Bandung banyak yang dianggap tidak representatif mengingat saat ini sedang musim kemarau.
“Harus diakui bahwa kami punya kendala pada persiapan tim kali ini, kendalanya itu di lapangan. Seharian kita tim pelatih kontak lapangan sana sini untuk latihan di lapangan ukuran normal tapi semua penuh dan tidak bisa dipakai,” ujar Jajang ketika diwawancara di Lapangan Futsal Ciujung, Rabu (26/8).
Sedangkan lapangan yang dianggap terurus disebut Jajang mayoritas adalah tempat yang berada di markas tentara. Hanya sayang dalam beberapa terakhir lapangan itu penuh digunakan oleh berbagai kegiatan. Sehingga Persib yang merupakan pihak eksternal pun tidak bisa menggunakan tempat tersebut.
“Mulai dari lapangan Armed, Pusdikpom, Secapa, Siliwangi semua penuh tidak bisa dipakai,” sebutnya.
Menanggapi timnya hanya bisa bermain di lapangan futsal, Janur mengaku tidak mau ambil pusing. Itu selama materi latihan yang akan dia sampaikan pada pemain bisa diserap. Menu taktikal dan tehnik yang mulai menjadi perhatian pun dilahap dengan baik oleh pasukan Maung Bandung.
“Tapi di lapangan ini (futsal) kita coba maksimalkan. Saya pikir dapat lah tujuan kita dalam drilling possesion, shooting dan defence, semua dapat,” terangnya.
Tantan Harap Lini Depan Persib Bisa Lebih Tajam
Trio lini depan Persib yang beramunisikan Tantan, Atep dan Zulham mendapat kredit poin dari sang pelatih Persib Jajang Nurjaman. Ketiga pemain ini mampu mengobrak abrik lini pertahanan Tovo FC Sukabumi dalam laga yang dimenangkan Persib dengan skor tipis 1-0 di Stadion Suryakencan Sukabumi, Senin (24/8) kemarin. Dalam pertandingan tersebut, Zulham akhirnya mampu cetak angka, setelah ia dipercaya main dari menit pertama.
Melihat hasil pertandingan, Tantan cukup mengapresiasi kinerja teman-temannya. Meski bermain dalam kondisi lapangan yang tidak ideal, para pemain Persib mampu menampilkan permainan menyerang. Kembali hanya menang tipis, diakui Tantan karena kendala kontur lapangan stadion yang cukup keras dan tidak rata.
“Dilihat dari permainan teman-teman pada serius kemarin, mungkin kita hanya bisa menang tipis karena kendala lapangan juga yang tidak ideal,” tutur Tantan saat dihubungi Selasa (25/8).
Menurutnya, perbaikan sudah mulai terasa dalam segi bermain, diantaranya dari mengetahui feeling pergerakan rekan-rekannya. Hal itu bisa terasa karena sentuhan bola dari kaki ke kaki. Pemain asal Lembang ini mengharapkan supaya kedepannya kerja sama tim bisa terus ditingkatkan jelang Piala Presiden dimulai. “Perbaikannya terlihat sudah tahu maksud permainan kaki ke kaki, ya mudah-mudahan kedepannya lebih bisa maju,” sebutnya.
Harapan kedepan pun disematkan, supaya Persib bisa segera menanggulangi kelemahan dalam finishing touch. Trio Tantan, Zulham dan Atep diharapkan bisa menjadi alternatif saat Maung Bandung mengalami kebuntuan. Jangan lupakan dukungan Spaso dan Ridwan bisa menjadi variasi lebih pelatih dalam menentukan pilihan di lini penyerangan. “Ya kita akan tetep berusaha biar tambah tajam di lini depan,” tambah Tantan
Firman: Kehadiran Makan dan Vlado Membuat Tim Lebih Lengkap
Makan Konate bakal kembali merapat ke Bandung minggu ini, ia dikabarkan sedang mengurus tiket pesawat dari negaranya Mali, ke Indonesia. Begitupun pemain asing asal Montenegro Vladimir Vujovic. Saat Persib menjajal Bareti FC, Jumat (28/8) nanti, diharapkan kedua pemain itu sudah hadir di Bandung dan bermain dalam laga uji coba tersebut.
Gelandang Persib Firman Utina, cukup antusias menyambut kehadiran duo pemain asing Maung Bandung yang membawa juara Indonesia Super League (ISL) musim 2014. Kehadirannya tentu bakal membuat tim lebih lengkap meskipun diketahui bila para pemain Persib berlatih dan bermain tanpa ikatan kontrak.
“Kehadiran Konate tim bakal lebih lengkap itu yang kita tunggu-tunggu, Konate juga suda paham Vladimir juga demikian kondisi Persib juga kan belum ada kontrak tapi kita lebih fokus ke Piala Presiden,” tutur Firman saat ditemui di Mes Persib, Selasa (26/8)
Konate dan Vujovic pun bakal memahami kondisi sepak bola tanah air yang masih belum stabil terkait liga. Mengingat FIFA pun masih belum mencabut sanksi suspend terhadap sepak bola Indonesia. Namun, Firman cukup apresiasi terhadap duo pemain asing yang bakal kembali ke Persib itu, karena mereka cukup menghormati arti kekeluargaan di tubuh Maung Bandung.
“Mereka (Vlado dan Konate) juga paham kondisi kita masih belum stabil tapi saya salut dengan mereka karena mereka pikir kita bisa kumpul. itu yang dikatakan lebih ke persaudaraannya lebih erat jadi mereka juga termotivasi untuk itu,” imbuh pemain Timnas ini.
Berikut Harga Tiket SJH di Piala Presiden
Manajemen Persib Bandung mulai bergerak mengurus segala persiapan menjadi tuan rumah di Piala Presiden. Bergabung di Grup A, Persib ditunjuk sebagai host guna menjamu Persiba Balikpapan, Martapura FC dan Persebaya Surabaya. Setelah mengantongi perizinan Stadion Si Jalak Harupat dan rekomendasi dari BOPI, panpel pun kini sedang mengurus restu dari pihak kepolisian dan masih menunggu rekomendasi dari Mabes Polri.
Laga yang akan dilangsungkan di Bandung akan mulai mentas pada 2 September mendatang. Berikutnya laga di Grup A dimainkan pada 6 dan 10 September. Keamanan serta kenyamanan para bobotoh yang hadir ke stadion pun mulai menjadi perhatian dari panpel. Disebutkan oleh general coordinator laga kandang Persib, Budhi Bram Rachman, bahwa pihaknya akan menambah CCTV di setiap pintu masuk tribun.
“Untuk meminalisir kebocoran akan ditambah CCTV, 10 lebih lah kamera dipasang di setiap pintu masuk tergantung kebutuhannya. ISL kemarin juga sudah pakai, tapi cuma Timur sama Barat aja,” kata pria yang akrab disapa Om Bram itu di Grha Persib, (25/8).
Peningkatan pelayanan pun membuat harga tiket tribun VIP naik. Dari yang semula Rp. 150.000,- menjadi Rp. 165.000,- sedangkan untuk tribun lainnya tidak ada perubahan. Namun dia memastikan seluruh bobotoh yang membeli tiket resmi telah dilindungi asuransi selama 1 x 24 jam.
“Harga naik cuma yang VIP karena asalnya cuma Rp. 150.000. Semua yang membeli tiket itu sudah termasuk asuransi,” tuturnya.
Berikut harga tiket pertandingan Persib di Stadion Si Jalak Harupat, dalam Turnamen Piala Presiden 2015:
Tribun VIP Rp. 165.000,-
Tribun Barat 1 dan 2 Rp. 80.000,-
Tribun Timur Utama Rp. 50.000,-
Tribun Timur 1 dan 2 Rp. 40.000,-
Tribun Utara dan Selatan Rp. 30.000,-
Manajemen Sudah Penuhi Persyaratan Piala Presiden
Sekretaris tim Persib Bandung, Yudiana, menegaskan pihaknya sudah menyerahkan nama-nama yang didaftarkan oleh Jajang Nurjaman ke Piala Presiden. Sebanyak 23 pemain akan mengawal panji Maung Bandung guna meraih prestasi di turnamen bentukan Mahaka Sports and Entertaiment. Selain pemain, dia juga menyerahkan daftar official yang siap menopang perjuangan tim dari balik layar.
“Pendaftaran pemain sebanyak 23 pemain sudah dikasih ke Mahaka, karena kemarin kan memang batas terakhir. Untuk siapa-siapanya itu tanya ke Pak Jajang saja. Ditambah official 10 orang,” ujar Yudiana di Graha Persib, Selasa (25/8).
Persib sendiri dikabarkan menjadi tim pertama yang menyerahkan segala persyaratan pendaftaran ke pihak promotor. Meski begitu Yudiana belum mengetahui informasi tersebut. Dia hanya berusaha melengkapi segala kebutuhan tim secepat mungkin.
“Itu yang tahu sih Mahaka, tapi yang pasti apa yang kita kirim sudah sesuai dengan ketentuan dari Mahaka. Semua persyaratan sudah komplit. Kalau ada perubahan paling tunggu manager meeting lagi,” tuturnya.
Mengenai legalitas Zulham Zamrun tentang kepindahannya dari Persipura, Yudi mengatakan pihak Persib sudah melayangkan surat pelepasan sang pemain. Untuk itu dia menegaskan nama pemain asal Ternate itu sudah menjadi bagian dari Maung Bandung yang terjun di Piala Presiden.
“Kalau surat yang dari Persipura itu tinggal ke Pak Haji (Umuh Muchtar, Manajer Persib). Tinggal tunggu surat rilis atau pindah. Dua pulub tiga pemain itu termasuk Zulham. Vujovic dan Konate juga sudah masuk,” pungkasnya.
"Kitas" Aman Legiun Asing Persib Siap Tempur
Promotor Piala Presiden 2015, Mahaka Sports and Entertaiment, membuat regulasi ketat terkait lalu lintas transfer pemain. Salah satunya kelengkapan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) untuk pemain asing yang memperkuat klub kontestan. Mengenai hal tersebut, media officer Persib, Irfan Suryadiredja menegaskan bahwa Kitas duet Konate Makan dan Vladimir Vujovic masih berlaku. Kedua pemain ini memang sudah menyatakan siap kembali ke pelukan Maung Bandung.
“Kalau tidak salah Kitas untuk Vladimir dan Konate masih berlaku, masih berlaku sampai Maret 2016 nanti,” ujar Irfan kala ditemui di Graha Persib, Selasa (25/8).
Sejauh ini kedua pemain itu memang masih berada di negaranya masing-masing. Namun dalam waktu dekat mereka akan segera bertolak ke Bandung untuk menyusul rekan-rekan setimnya. Beruntung Konate dan Vujovic sudah pernah bermain di Indonesia sehingga untuk masalah administrasi tidak dipersulit.
“Tapi beda lagi dengan pemain asing yang baru, tapi sepertinya ada alternatif, kita bisa ngasih keterangan melalui bahwa Kitas-nya masih diproses,” ujar Irfan.
Sementara itu mengenai pemain asing lain Persib yaitu Ilija Spasojevic, kitas-nya baru saja diperbaharui ke Singapura pada Senin (24/8) kemarin. Sehingga bomber asal Montenegro itu absen ketika timnya tampil di laga uji coba menghadapi Tovo FC Sukabumi. “Ya kemarin Spaso yang mengurus Kitas-nya ke Singapura, kalau dulu untuk urusan seperti ini diurus oleh PSSI,” ujarnya.
Persib Tunggu Kedua Pemain Asingnya
Persib Bandung mampu menang atas Tovo FC Sukabumi dengan skor tipis 1-0 dalam laga uji coba di Stadion Suryakencana, Senin (24/8) kemarin. Zulham Zamrun mampu menjawab kepercayaan pelatih Jajang Nurjaman kala dirinya dipercaya mengisi pos sayap kanan di starting eleven. Aksinya mampu memperdayai kiper Edi Kurnia pada menit 9.
Manajer Persib, Umuh Muchtar, menuturkan skuat Persib jangan terlena dengan kemenangan tersebut. Tim Maung Bandung masih banyak kekurangan yang tetap menjadi pekerjaan rumah dan harus segera dievaluasi. Mengingat laga awal melawan Persiba Balikpapan, di Piala Presiden semakin mendekat pada Kamis (2/9) mendatang. “Ini juga tetap harus kita evalauasi, kita juga (manajemen) sedang usahakan mencari jalan terbaik untuk anak-anak,” ungkapnya.
Umuh melanjutkan jika tim sedang menunggu kehadiran pemain asingnya Konate Makan dan Vladimir Vujovic untuk bisa bergabung dengan Persib. Tanpa duo pemain asingnya, diprediksi Maung Bandung kehilangan beberapa persen kekuatan meraka. “Mudah-mudahan Konate cepat datang, Vlado juga. Kita sedang usahakan menghubunginya,” tambah Umuh.
Meski belum bergabung dengan skuat Persib, Vujovic dan Konate sudah didaftarkan Persib sebagai pemain Maung Bandung untuk mengarungi turnamen Piala Presiden. Selain kedua pemain itu, gelandang Zulham Zamrun pun ikut didaftarkan pada Senin (24/8) kemarin yang merupakan tenggat waktu pendaftaran pemain.
Rafi Ingatkan Soal Kesehatan Dan Stamina
Jelang Piala Presiden, setiap tim melakukan persiapan mulai dari kekuatan fisik, mental dan teknik bermain. Tak jarang pelatih memberikan menu latihan yang cukup menguras stamina, mengingat seluruh tim pernah mengalami vakum berlatih, karena kompetisi Indonesia Super league (ISL) yang tiba-tiba dihentikan. Kontestan turnamen Piala Presiden harus kembali memulihkan dan membangun kekuatan tim dari bawah.
Persib Bandung termasuk di dalamnya, mulai bergabung latihan awal Agustus Atep cs dijejali menu latihan ekstra yang menguras stamina dan tenaga. Latihan fisik, ketahanan, teknik sampai uji coba masuk, dalam agenda latihan. Namun di samping itu, kesehatan para pemain patut diperhatikan.
Dokter tim Persib, Rafi Ghani, mengingatkan para pemainnya untuk menjaga asupan makanan. Mengatur waktu istirahat yang cukup di samping latihan yang cukup ekstra. “Intinya sih jaga asupan makanan yang baik, terus pergunakan istirahat yang baik juga, sama tetap menjaga stamina dengan latihan yang rutin,” beber dokter.
Sepanjang Agustus, Persib telah melakoni 5 kali uji coba. Sebanyak 3 diantaranya adalah laga tandang ke Malang, Ciamis dan Sukabumi. Dikatakan Rafi, hal ini bagus untuk melihat sejauh mana daya ketahanan pemain dalam menjaga kesehatan, di samping harus berlatih dan beruji coba melakukan laga tandang. “Kan jaraknya memang enggak begitu jauh, lagi pula sama saja ketika kita ikut kompetisi kan ada home and away juga, kita juga dituntut bertanding ke kandang musuh dengan waktu yang juga padat,” tuturnya.
Rafi menambahkan, dalam partai tandang pemain bakal lebih merasakan lelah karena perjalanan. Selain itu, bermain di kandang lawan memang tidak sama dengan situasi kala bermain di kandang. Oleh sebabnya, kesehatan harus juga patut diperhatikan dengan manajemen waktu istirahat yang cukup dan menjaga asupan energi. “Biasanya yang terasa lebih lelah itu saat berangkat di perjalanan, mau bagaimana pun di tempat orang enggak sama dengan di sini,” pungkas sang dokter.
Panpel Persib Mulai Mengurusi Izin Keramaian Piala Presiden
Setelah mendapatkan rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) perihal pelaksanaan Piala Presiden, Kamis (20/8) lalu, maka dipastikan turnamen gagasan PT Mahaka Sports and Entertainment segera dimulai. Setelah mendapatkan rekomendasi, Panitia Penyelenggara (Panpel) pertandingan kandang Persib segera mengurus izin keramaian pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, yang menjadi venue pertandingan Grup A.
Budhi Bram Rachman, General Coordinator Panpel Persib, menuturkan hingga kini pihaknya sedang memproses izin dari kepolisian. Sebanyak 12 laga akan tersaji di babak penyisihan Grup A yang diisi oleh 4 tim, Persib, Persebaya Surabaya, Persiba Balikpapan dan Martapura FC. “Kita mulai bergerak untuk mengurus perizinan mulai dari permohonan izin penggunaan stadion sampai pengajuan perizinan pelaksanaan pertandingan,” tutur Bram, Selasa (25/8).
Ia menuturkan jika Panpel Persib sudah menjalin koordinasi sejak lama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung soal peminjaman Stadion SJH. Meski sebatas lisan, lanjutnya akan diproses sebagaimana permohonan resmi. “Kalau komunikasi sudah lama dibangun tapi baru secara lisan, kan harus ada dasarnya, seperti rekomendasi dari BOPI dan lain-lain,” tambah Bram.
Untuk upaya pengawasan lebih ketat, di beberapa titik Stadion SJH Panpel bakal memasang kamera CCTV. Beberapa cara atau proses penyelenggaraan dikatakan Bram tidak akan berbeda jauh dengan laga Indonesia Super League (ISL) atau AFC Cup. “Penyelenggaraannya tidak akan jauh berbeda dengan ISL atau AFC, kita juga akan memasang CCTV di setiap pintu masuk dan door prize di setiap pertandingan. Makanya, potongan tetap simpan potongan tiket agar jangan sampai hilang,” kata Bram.
Persib bakal memulai laga dengan menghadapi Persiba Balikpapan, pada Rabu (2/9). Melawan Persebaya Minggu (6/9) dan Martapura FC Kamis (10/9). Selain Persib adapula Arema Cronus, Bali United dan PSM Makassar yang bertindak sebagai tuan rumah Piala Presiden ini.
Fisik Pemain Terus Di Tingkatkan
Pelatih PERSIB Djadjang Nurdjaman terus meningkatkan kekuatan para pemainnya. Seperti terlihat saat latihan pagi tadi di lapangan Ciujung, Supratman, Sabtu (22/8/2015), Maung Bandung lakukan latihan dengan metode circuit training.
Djadjang mengatakan, latihan utama untuk meningkatkan kekuatan pemain dan hal itu dinilainya sangat penting. Pada dua pertandingan persahabatan menghadapi Arema Indonesia dan PSGC pemainnya terlihat membutuhkan kestabilan.
"Untuk menunjang permainan agar stabil. Saat ini kondisi kesiapan fisik baru 70 persen, persiapan tidak ideal, belum siap 100 persen unutk Piala Presiden. Tapi minimal mendekati," kata Djadjang.
Djadjang menambahkan, selain meningkatkan kekuatan, pihaknya terus matangkan kekompakan serta strategi sebelum menghadapi Piala Presiden. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalani beberapa kali laga uji coba.
"Uji coba sangat diperlukan, untuk memperbaiki semua lini. Depan, penyelesaian akhir, belakang bolong-bolong, evaluasi perkembangan hasil latihan," ucapnya.
Target Semua Pemain Tampil Tercapai
Pelatih PERSIB Djadjang Nurdjaman mengatakan, targetnya tercapai pada pertandingan persahabatan melawan Tovo Sukabumi Selection, di Stadion Suryakencana, Sukabumi, Senin (24/8/2015) sore. Pada laga tersebut, Maung Bandung menang 1-0 melalui gol Zulham Zamrun menit 8.
Menurut Djadjang, targetnya pada pertandingan sore tadi hanya untuk mencoba menurunkan semua pemainnya dan beradaptasi pada pertandingan. Diharapkan, hal itu membuat kepercayaan diri pemainnya tumbuh kembali.
"Hari ini susah menilai permainan kita, susah sekali mereka untuk kontrol bola. Tidak ada yang bisa dinilai. Kita di sini hanya untuk memainkan semua pemain, itu intinya supaya tumbuh kepercayaan diri pemain," kata Djadjang usai pertandingan.
Djadjang meminta maaf harus menyampaikan jika kondisi lapangan menjadi kendala timnya pada sore tadi. Hal itu pun diakuinya menjadi salah satu kendala dalam menilai penampilan anak asuhnya.
"Saya melihat tadi kurang maksimal karena kondisi lapangan. Mohon maaf harus saya katakan bahwa permukaan lapangan kurang ideal," ungkapnya
Konate , Vladimir , Zulham Di Daftarkan
Pelatih PERSIB Djadjang Nurdjaman mengatakan, pihaknya telah mendaftarkan nama Makan Konate, Vladimir Vujovic, dan Zulham Zamrun untuk tampil pada turnamen Piala Presiden, 2 September mendatang.
Ia sudah meminta Sekretaris Tim PERSIB Yudiana untuk mendaftarkan mereka. Apalagi, Senin (24/8/2015) ini merupakan hari terakhir pendaftaran pemain tampil pada turnamen yang digagas oleh Mahaka Sport and Entertainment ini.
"Hari ini batas terakhir pendaftaran pemain. Saya sudah meminta Yudiana untuk mendaftarkan Konate, Vladimir dan Zulham," kata Djadjang di Sukabumi, Senin (24/8/2015).
Pria yang karib disapa Djanur ini mengatakan, dua pemain asingnya Makan Konate dan Vladimir Vujovic belum bergabung, namun pendaftaran sebagai bentuk antisipasi bila keduanya jadi bergabung. Sebab, rencananya Konate ke Bandung sekitar Kamis (27/8/2015). Saat ini, dia masih terkendala tiket.
"Konate katanya baru akan berangkat dari Mali, Rabu nanti. Untuk Vladimir, ya diperkirakan mereka tiba di hari yang sama," ungkapnya.
Zulham Zamrun Cetak Gol
PERSIB memenangkan pertandingan persahabatan kontra Tovo Sukabumi Selection, di Stadion Suryakencana, Sukabumi, Senin (24/8/2015) sore. Gol semata wayang yang terjadi pada laga tersebut diciptakan oleh Zulham Zamrun menit 8.
Sejak babak pertama, Tovo tampil langsung agresif, namun PERSIB dengan bermain tenang lebih banyak menguasai bola. Beberapa kali serangan Tovo dipatahkan oleh barisan pertahanan Maung Bandung. Bahkan PERSIB sering melakukan serangan balik yang membahayakan lawan.
Zulham Zamrun membuka gol pada pertandingan ini menit 8. Kerjasama apik dengan Taufiq, Tantan dan Dias dilanjutkan aksi individu di dalam kotak penalti gagal diantisipasi barisan pertahanan Tovo. Sepakan kerasnya pun meluncur deras ke dalam gawang.
Tertinggal satu gol, tim yang diperkuat Budi Sudarsono ini coba menyamakan kedudukan. Sayang, ketatnya pertahanan PERSIB sulit ditembus, bahkan aksi gemilang M. Natshir beberapa kali menyelamatkan gawang PERSIB.
Aksi saling serang pun diperlihatkan kedua tim, tapi hingga akhir pertandingan babak pertama, skor tidak berubah, keunggulan buat PERSIB 1-0.
Babak kedua, Maung Bandung masukan amunisi baru di lini tengah, Ridwan dan Hariono. Anak asuh Djadjang Nurdjaman ini pun langsung menekan lawannya, beberapa kali penjaga gawang Tovo, Edi Kurnia harus berjibaku. Namun, beberapa kali usaha serangan yang dilakukan masih belum berbuah hasil.
Pertandingan terus memanas, saling jual beli serangan diperlihatkan kedua kesebelasan. Namun, disiplinnya pemain bertahan kedua tim membuat keduanya sulit mencetak gol. Bahkan hingga akhir pertandingan skor tidak berubah 1-0 untuk keunggulan PERSIB.
Berikut susunan pemain kedua kesebelasan:
PERSIB: M. Natshir (61 Sahar Ginanjar), Dias Angga, Abdul Rahman, Achmad Jufriyanto, Jajang Sukmara ('51 Tony Sucipto), M. Agung Pribadi ('51 Firman Utina), Dedi Kusnandar ('40 Hariono), Taufiq, Zulham Zamrun ('70 Rudiyana), Atep ('40 Ridwan), Tantan ('59 Yandi Sofyan).
Tovo Sukabumi Selection: Edi K, Hasan, Anton, Ganjar, Edi Hafid, Rama, Refki, Idan, M. Asrad ('61 Anggara), Rio Prasetyo ('56 Hermawan), Budi Sudarsono.
Zulham Tunjukan Kualitas
Pemain anyar PERSIB Zulham Zamrun siap menunjukan kualitasnya pada turnamen Piala Presiden 2015 yang rencananya akan bergulir, 2 September mendatang. Zulham bersama Makan Konate dan Vladimir Vujovic pun telah didaftarkan untuk bergabung dengan PERSIB pada turnamen tersebut.
Zulham antusias dengan turnamen tersebut. Ia ingin menunjukkan penampilan terbaiknya di hadapan bobotoh. Apalagi, selama fase grup, PERSIB menjadi tuan rumah Grup Bandung dan akan tampil di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
"Ini saatnya untuk menunjukkan semua kualitas yang saya miliki di depan pendukung PERSIB (bobotoh). Saya akan bekerja keras untuk tim ini," kata pemain yang menggunakan nomor punggung 54 tersebut.
Menurutnya, lawan-lawan yang dihadapi pada Piala Presiden bukan tim yang mudah dikalahkan. Ia pun akan bekerja lebih keras untuk bisa mendukung timnya lolos fase grup. Pada fase grup, Maung Bandung akan berhadapan dengan Persiba Balikpapan, Persebaya Surabaya, dan Martapura FC.
"Saya rasa lawannya enggak bisa dianggap remeh termasuk Martapura FC yang walau levelnya di bawah kita, namun materi pemainnya semua dari ISL. Tapi, Insya Allah kita bisa raih poin penuh pada laga pertama lawan Balikpapan dan laga selanjutnya nanti," tegasnya.
Rudiyana Kenal Dekat Zulham
Kurang dari satu bulan, Zulham Zamrun bersama PERSIB. Mengawali sesi latihan perdana pada 5 Agustus lalu, saat ini Zulham sudah lebih membaur bahkan tidak lagi dipandang sebagai pemain baru.
Tidak hanya kedekatan dengan pemain yang rata-rata berlebel Timnas Indonesia, pemain asal Ternate, Maluku Utara ini pun sudah punya kawan bermain di luar lapangan, yakni bersama Rudiyana.
Kedekatan Rudiyana dan Zulham ternyata tidak lepas dari peran Ferdinand Sinaga. Zulham dan Rudiyana belum pernah bermain satu tim, dan PERSIB adalah tim pertama mereka bersama. Keakraban keduanya sudah terjalin sejak musim lalu, di luar lapangan.
"Pertama kenal saat kompetisi musim lalu (2014), saat PERSIB tandang ke Mitra Kukar. Awalnya diperkenalkan sama Ferdinand (Sinaga), saat itu saya menemani Ferdinand bertemu dengan Zulham," kata Rudiyana, Senin (24/8/2015).
Sejak perkenalan itu pun, Rudiyana mengaku, sering bertemu Zulham saat bermain ke Bandung. Pertemanan tersebut, menurut Rudiyana, yang membuatnya terlihat akrab dengan Zulham, bahkan menjadi teman satu kamar di mess PERSIB.
"Saat main ke Bandung saya biasa menemaninya kalau ingin belanja atau cari makan. Jadi dekat sampai sekarang. Sekamar dimulai saat ia datang ke PERSIB," ucapnya.
Rudiyana menilai, sosok Zulham orang yang menyenangkan. Pemain yang musim lalu di Persipura Jayapura ini, bukan sosok yang pilih-pilih teman. Bahkan, hadirnya Zulham bagi Rudiyana bisa sedikit menggantikan sosok Ferdinand Sinaga sebagai teman berbagi ilmu tentang sepakbola.
"Sama seperti waktu sama Ferdinand, bisa dibilang Zulham senior saya, kita suka ngbrol apalagi sama-sama pemain depan. Ngambil ilmunya juga dan pengalaman dia. Orangnya asyik, tidak lihat junior senior," ungkapnya.
Langganan:
Komentar (Atom)













